KEPULAUAN RIAU — Grup B Piala Dunia 2026 menjadi salah satu grup paling ketat di turnamen ini. Empat tim mengoleksi satu poin setelah laga pertama, membuat Swiss vs Bosnia menjadi laga hidup-mati. Swiss ditahan imbang 1-1 oleh Qatar, sementara Bosnia juga harus puas dengan skor 1-1 melawan Kanada.
Berkaca dari pertandingan pertama, Swiss tampil disiplin. Breel Embolo dan kawan-kawan memperlihatkan gaya bermain yang solid dan determinatif dengan pola yang sederhana. Mereka tidak memaksakan diri menguasai bola penuh, tetapi efektif dalam serangan balik.
Di sisi lain, Bosnia mengandalkan kekuatan fisik sebagai senjata utama. Duel-duel keras jadi ciri khas mereka untuk mengintimidasi lawan. Jika tidak kuat mental, lawan akan mudah kehilangan konsentrasi. Pertarungan lini tengah bakal menjadi kunci, di mana Swiss harus bisa memutus distribusi bola cepat Bosnia.
Jurnalis olahraga Abdul Susila memprediksi laga ini akan menghasilkan pemenang. Menurutnya, Swiss yang akan keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. "Setelah sama-sama bermain imbang pada laga pertama, saya memprediksi hasil pertandingan kedua Grup B akan ada pemenangnya," ujarnya.
Namun, M Rizki Haerullah punya pandangan berbeda. Ia menilai Bosnia akan membalas dengan skor identik 2-1. "Saya memprediksi pertandingan Swiss vs Bosnia bakal ketat. Tapi Bosnia yang akan keluar sebagai pemenang," katanya. Perbedaan prediksi ini mencerminkan betapa sulitnya membaca arah pertandingan nanti.
Baik Swiss maupun Bosnia sama-sama butuh kemenangan. Hasil imbang di laga pertama membuat tekanan semakin besar. Swiss perlu meningkatkan efektivitas di lini depan, sementara Bosnia harus menjaga konsentrasi penuh selama 90 menit agar tidak lengah oleh serangan balik cepat lawan.
Laga ini akan digelar di California, Amerika Serikat, pada Jumat (19/6) pagi WIB. Siapa pun yang menang akan langsung memuncaki klasemen sementara Grup B, sementara yang kalah harus gigit jari dan berharap hasil pertandingan lain berpihak.