Disdik Tanjungpinang Siapkan 6.888 Kursi SPMB SD dan SMP 2026/2027, Jalur Afirmasi dan Prestasi Dibuka Lebih Awal

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 13:03:31 WIB
Disdik Tanjungpinang siapkan 6.888 kursi untuk SPMB SD dan SMP tahun ajaran 2026/2027.

TANJUNGPINANG — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang memastikan kuota SPMB tahun ajaran 2026/2027 mencukupi kebutuhan lulusan SD dan masyarakat. Plt. Sekretaris Disdik Kota Tanjungpinang, Novi Perdana Wari, menyebut pihaknya telah mengantisipasi lonjakan pendaftar. Opsi penambahan daya tampung pun disiapkan jika diperlukan.

Jadwal Pendaftaran Terbagi Dua Gelombang

Proses SPMB tahun ini dibagi dalam dua periode. Gelombang pertama khusus jalur afirmasi jenjang SD dan SMP serta jalur prestasi jenjang SMP, dibuka pada 23 hingga 24 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 25 Juni 2026, disusul pendaftaran ulang pada 26 Juni 2026.

“Selanjutnya, pendaftaran jalur domisili dan mutasi untuk jenjang SD dan SMP dilaksanakan pada 29 hingga 30 Juni 2026. Pengumuman pada 3 Juli 2026 dan pendaftaran ulang pada 6 Juli 2026,” ujar Novi di Tanjungpinang, Rabu.

Proporsi Jalur Penerimaan: Domisili Dominasi SD, Prestasi Buka Peluang di SMP

Disdik Tanjungpinang merinci komposisi jalur penerimaan setiap jenjang. Untuk SD, porsi terbesar adalah jalur domisili sebesar 83 persen, diikuti afirmasi 15 persen, dan mutasi 2 persen. Sementara untuk SMP, jalur domisili hanya 52 persen, namun ada ruang lebih besar untuk jalur prestasi sebesar 26 persen, afirmasi 20 persen, dan mutasi 2 persen.

Angka ini menunjukkan perbedaan strategi penerimaan. Di tingkat SD, prioritas utama adalah kedekatan tempat tinggal. Di SMP, Disdik memberikan porsi signifikan bagi siswa berprestasi non-akademik maupun akademik.

700 Calon Siswa Sudah Daftar ke Sekolah Swasta, Disdik Optimistis Daya Tampung Aman

Hingga hari kedua pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi, tercatat sekitar 700 dari total 3.500 siswa lulusan SD telah mendaftar ke sekolah swasta. Novi menyebut data ini menjadi indikator awal bahwa tekanan pada sekolah negeri bisa berkurang.

“Dapat dipastikan, RDT SD dan SMP pada SPMB tahun ini mencukupi,” tegas Novi.

Meski begitu, Disdik tetap membuka posko pengaduan di kantor mereka. Banyak orangtua datang karena mengalami kendala teknis saat mengisi data atau mengunggah berkas persyaratan secara daring melalui laman resmi spmb-tanjungpinang.id.

Laman Daring Jadi Andalan, Kendala Teknis Masih Dikeluhkan Orangtua

Seluruh proses pendaftaran SPMB tahun ajaran 2026/2027 dilakukan secara online. Novi mengakui, sejak dibuka, sejumlah orangtua mendatangi posko pengaduan karena kesalahan saat pengisian data atau gagal meng-upload dokumen persyaratan. Pihaknya masih memberikan asistensi langsung di kantor Disdik untuk mengatasi masalah tersebut.

Disdik Tanjungpinang berencana menambah kuota RDT jika jumlah pendaftar di jalur domisili dan mutasi melebihi kapasitas yang tersedia. Langkah ini diambil untuk memastikan lulusan SD bisa tertampung di SMP Negeri.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top