3 Provinsi Resmi Jadi Tuan Rumah PON 2028, Jakarta Andalkan Venue GBK dan Fasilitas Swasta

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 16:51:01 WIB
Tiga provinsi resmi ditunjuk sebagai tuan rumah PON 2028, termasuk Jakarta, NTB, dan NTT.

JAKARTA — Keputusan pemerintah pusat menunjuk tiga provinsi sekaligus sebagai tuan rumah PON 2028 menjadi strategi baru untuk menekan biaya penyelenggaraan. Jakarta, yang sebelumnya menjadi ibu kota negara, akan menjadi salah satu pusat pertandingan utama bersama NTB dan NTT.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa ibu kota tidak akan membangun venue baru. Sebaliknya, pemerintah akan memaksimalkan fasilitas yang sudah ada, termasuk kompleks olahraga di GBK dan berbagai venue milik pemerintah daerah maupun swasta.

“Kami memiliki fasilitas olahraga yang sangat lengkap dan berstandar tinggi yang siap digunakan. Selain venue di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta juga memiliki beragam fasilitas milik pemerintah daerah maupun swasta yang siap dikolaborasikan untuk menyukseskan PON 2028,” ujar Pramono di Kantor Kemenpora.

Revitalisasi Venue Jadi Prioritas, Bangun Baru Dihindari

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menekankan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang digariskan Presiden Prabowo Subianto menjadi acuan utama. Pemerintah pusat akan mengutamakan revitalisasi dan optimalisasi fasilitas yang sudah ada ketimbang membangun venue baru dari nol.

Erick meminta setiap daerah tuan rumah segera melakukan inventarisasi fasilitas olahraga yang membutuhkan renovasi atau peningkatan kualitas. “Pertemuan hari ini adalah fondasi penting untuk menyukseskan PON XXII. Seluruh tahapan persiapan harus berjalan terukur,” tegasnya.

PON 2028 Tak Sekadar Kompetisi, tapi Kawah Candradimuka Atlet Nasional

Menpora mengingatkan bahwa tujuan utama PON bukan hanya seremonial. Ajang empat tahunan ini harus menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga nasional yang berkelanjutan.

“PON harus menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga nasional yang berkelanjutan. Dari sinilah lahir atlet-atlet yang nantinya dipersiapkan untuk SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade,” kata Erick.

Ia menambahkan, cabang olahraga unggulan yang selama ini menjadi tulang punggung prestasi Indonesia di level internasional akan tetap menjadi prioritas dalam PON 2028. Kemenpora akan segera berkoordinasi dengan KONI untuk membahas regulasi teknis, termasuk sistem kompetisi dan aturan perpindahan atlet antardaerah.

Kesejahteraan Atlet Jadi Perhatian Khusus Presiden

Dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap masa depan atlet. Tidak hanya soal bonus dan medali, tetapi juga jaminan kehidupan setelah pensiun dari dunia olahraga.

“Amanat Presiden Prabowo sangat jelas. Kita harus memperbaiki ekosistem olahraga nasional secara menyeluruh. Bukan hanya soal prestasi dan medali, tetapi juga kesejahteraan atlet serta masa depan mereka setelah tidak lagi aktif bertanding,” pungkas Erick.

Dengan ditetapkannya tiga provinsi sebagai tuan rumah, persiapan menuju PON XXII Tahun 2028 resmi dimulai. Pemerintah berharap pesta olahraga terbesar di Indonesia ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum kebangkitan olahraga nasional menuju prestasi dunia.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: katasiber.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top