BATAM — PT PLN Batam resmi menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan menghadirkan unit ultra fast charging terbaru. Langkah ini diambil untuk merespons pertumbuhan pengguna kendaraan listrik di kota industri tersebut yang terus meningkat setiap tahun.
General Manager PLN Batam, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan unit baru ini mampu mengisi daya baterai mobil listrik dari kondisi kosong hingga penuh hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit. Kecepatan pengisian ini menjadi solusi bagi pengguna yang kerap mengeluhkan lamanya waktu ngecas di stasiun reguler yang bisa mencapai 3 hingga 4 jam.
Unit SPKLU ultra fast charging tersebut ditempatkan di Kantor Pusat PLN Batam yang berada di Jalan Engku Putri, Batam Center. Pemilihan lokasi ini strategis karena berada di pusat kota dan mudah diakses oleh pengguna kendaraan listrik yang beraktivitas di sekitar Batam Center.
PLN Batam juga tercatat telah mengoperasikan beberapa unit SPKLU reguler di sejumlah titik lain, seperti di Bandara Hang Nadim dan sejumlah pusat perbelanjaan. Namun, unit ultra fast charging ini menjadi yang pertama dengan teknologi pengisian daya paling cepat di wilayah tersebut.
PLN Batam belum merinci secara detail tarif pengisian untuk unit ultra fast charging ini. Namun, sebagai gambaran, tarif pengisian di SPKLU reguler milik PLN Batam saat ini berkisar antara Rp 1.500 hingga Rp 2.500 per kWh, tergantung daya dan jenis layanan. Untuk mobil listrik dengan kapasitas baterai 40 kWh, biaya pengisian penuh diperkirakan masih di bawah Rp 100.000.
Pihak PLN Batam menyebut tarif untuk ultra fast charging akan diumumkan dalam waktu dekat setelah melalui proses kalkulasi dan persetujuan regulator. Yang pasti, kata Nyanyang, tarif akan tetap kompetitif agar masyarakat tertarik beralih ke kendaraan listrik.
Unit SPKLU ultra fast charging yang baru beroperasi menggunakan konektor standar internasional, yakni tipe CCS2. Konektor ini kompatibel dengan sebagian besar mobil listrik yang beredar di Indonesia, seperti Hyundai Ioniq 5, Kona Electric, BMW iX, serta beberapa model dari Wuling dan DFSK. Pemilik mobil listrik disarankan memeriksa kompatibilitas port pengisian kendaraannya sebelum datang ke lokasi.
PLN Batam berencana menambah dua unit SPKLU ultra fast charging lagi di lokasi berbeda pada semester kedua tahun ini. Targetnya, infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Batam bisa menjangkau lebih banyak pengguna, termasuk di kawasan industri dan perumahan.