BATAM — Sebanyak puluhan kader PKK dari berbagai kelurahan di Kota Batam mengikuti Lomba Vlog PKK yang digelar di Museum Raja Ali Haji. Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, secara resmi membuka kegiatan tersebut pada Senin (6/7/2026).
Dalam sambutannya, Erlita menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta. Ia berharap lomba ini menjadi wadah bagi kader untuk terus berinovasi dalam menyampaikan program-program PKK kepada masyarakat luas.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi kader PKK untuk terus berinovasi dalam menyampaikan berbagai program kepada masyarakat,” ujar Erlita.
Menurut Erlita, konten digital yang menarik dan berkualitas akan memudahkan masyarakat mengenal berbagai kegiatan PKK. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan keluarga di Kota Batam.
Ia menekankan bahwa pemanfaatan media digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan di era informasi saat ini. Kader PKK dituntut mampu menyajikan informasi yang edukatif sekaligus menarik secara visual.
Pada kesempatan yang sama, Erlita memberikan arahan khusus kepada dewan juri. Ia meminta agar proses penilaian dilakukan secara profesional dan berpedoman pada kriteria yang telah ditetapkan.
“Saya berharap seluruh dewan juri dapat memberikan penilaian secara objektif, adil, dan profesional sehingga hasil yang diperoleh mampu menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk terus berkarya dan berinovasi,” katanya.
Dewan juri Lomba Vlog PKK kali ini terdiri dari Ketua Bidang II TP-PKK Kota Batam, Erdawati Firmansyah; Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Nahar Febrianto; serta dosen Politeknik Negeri Batam, Aragani Timur Kanistren.
Melalui lomba ini, TP-PKK Kota Batam berharap lahir semakin banyak konten kreatif yang tidak hanya menarik secara visual. Lebih dari itu, konten-konten tersebut diharapkan mampu mengedukasi masyarakat serta memperkenalkan berbagai program unggulan PKK secara lebih luas melalui berbagai platform digital.
Lomba ini menjadi salah satu upaya TP-PKK Kota Batam dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Dengan pendekatan digital, pesan-pesan pembangunan keluarga diharapkan bisa menjangkau lebih banyak warga, khususnya generasi muda.