BATAM — Peringatan dini dari BMKG mencakup sejumlah kecamatan yang diperkirakan menjadi titik awal hujan lebat. Di Kota Batam, wilayah yang masuk dalam peringatan awal meliputi Sekupang, Nongsa, Lubuk Baja, Sei Beduk, Galang, Batam Kota, Sagulung, dan Batu Aji. Sementara di Kabupaten Bintan, kawasan Bintan Utara, Teluk Sebong, dan Seri Kuala Lobam menjadi zona yang harus diwaspadai. Untuk Kota Tanjungpinang, peringatan berlaku di Tanjungpinang Kota dan Bukit Bestari.
BMKG memprakirakan kondisi cuaca buruk ini tidak bertahan di titik awal saja. Hujan lebat dan angin kencang diprediksi meluas ke sejumlah area lain di ketiga kota/kabupaten tersebut. Di Batam, wilayah yang berpotensi terdampak kemudian adalah Belakang Padang, Batu Ampar, Bulang, dan Bengkong. Untuk Bintan, perluasan mencakup Gunung Kijang, Bintan Timur, Teluk Bintan, dan Toapaya. Sementara di Tanjungpinang, kawasan Tanjungpinang Timur juga masuk dalam daftar waspada.
Berdasarkan laporan resmi yang dikeluarkan pada pukul 06.20 WIB, BMKG memperkirakan kondisi cuaca kurang bersahabat ini masih akan berlangsung dan berpotensi bertahan hingga pukul 08.00 WIB. Artinya, warga yang hendak memulai aktivitas pagi hari perlu menyiapkan diri menghadapi jalanan licin dan jarak pandang yang menurun.
Pihak BMKG memberikan imbauan khusus kepada masyarakat, terutama para pengguna moda transportasi laut yang menjadi urat nadi pergerakan antar pulau di Kepri. Warga yang beraktivitas di luar ruangan juga diminta waspada terhadap potensi pohon tumbang akibat angin kencang serta genangan air di sejumlah titik rendah. "Hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah tersebut," demikian bunyi peringatan dini yang dikutip dari laporan BMKG.
Kondisi ini menjadi pengingat bagi warga Batam, Bintan, dan Tanjungpinang untuk selalu memantau informasi cuaca terkini sebelum bepergian, terutama bagi mereka yang harus menyeberang menggunakan kapal feri atau speedboat antar pulau.