KEPULAUAN RIAU — Motor listrik Polytron FOX 350 resmi menjadi armada operasional PT Semen Padang. Sebanyak 72 unit disuplai untuk mendukung mobilitas petugas di kompleks pabrik yang berlokasi di Sumatra Barat. Pengadaan ini dilakukan lewat PT Pasoka Sumber Karya dan mendapatkan subsidi Rp6,5 juta per unit.
Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, yang mengelola kendaraan dinas operasional, mengatakan perusahaan mulai beralih ke kendaraan listrik secara besar-besaran. “Inisiatif ini kami harap agar PT Semen Padang dapat menjadi percontohan bagi industri semen ataupun BUMN lainnya di area Sumatra,” ujar Idris dalam keterangan resmi.
Pemilihan Polytron FOX 350 bukan tanpa alasan. Model ini dinilai memiliki spesifikasi teknis yang memenuhi standar kelayakan untuk kerja lapangan intensif di lingkungan pabrik. Desain modern dan perawatan minimal menjadi pertimbangan utama agar petugas bisa bergerak efisien di area kompleks.
Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menyebut pengadaan ini sebagai penegasan kualitas produknya. “Kualitas motor listrik kami telah teruji dan diakui layak untuk kerja lapangan berintensitas tinggi, termasuk untuk mobilitas dinamis petugas di berbagai medan di Sumatra Barat,” kata Ilman.
Secara akumulatif, seluruh armada motor listrik Polytron yang beroperasi di Indonesia telah menempuh jarak lebih dari 585 juta kilometer. Capaian itu berhasil memangkas emisi karbon hingga lebih dari 7,1 juta kg CO2e, setara dengan menanam 322.727 pohon dewasa.
Populasi pengguna Polytron diklaim mendekati 55.000 orang, menjadikannya basis komunitas kendaraan listrik roda dua terbesar di tanah air. Idris berharap adopsi ini bisa menginspirasi karyawan dan masyarakat luas untuk mendukung industri hijau di Sumatra Barat.
Polytron tengah merayakan 50 tahun perjalanan bisnisnya. “Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi mobilitas masa depan yang andal dan berkelanjutan bagi Indonesia,” ujar Ilman. Ia menambahkan, 72 unit FOX 350 diharapkan meningkatkan kualitas layanan PT Semen Padang karena kepraktisan dan biaya rawat yang rendah.
Langkah PT Semen Padang ini selaras dengan target pemerintah mencapai Net Zero Emissions pada 2060. Ekosistem kendaraan listrik nasional dinilai sudah matang, aman, dan siap digunakan untuk kebutuhan harian maupun operasional kedinasan berat.