BATAM — Setelah dihentikan sementara sejak 29 Juni 2026 mengikuti libur sekolah, seluruh layanan MBG di Batam akan aktif kembali pekan depan. Koordinator Wilayah SPPG Kota Batam, Defri Frenaldi, memastikan pendistribusian dilakukan serempak di semua satuan pendidikan, meskipun sebagian sekolah sudah memulai kegiatan belajar mengajar lebih awal.
Defri menjelaskan, mekanisme penyaluran bagi kelompok penerima manfaat ibu hamil, ibu menyusui, dan balita masih mengacu pada ketentuan sebelumnya. Makanan dibagikan dua kali dalam sepekan hingga ada petunjuk teknis baru dari pemerintah daerah.
“Ke depan mungkin akan ada petunjuk teknis baru. Namun selama belum diterbitkan, mekanisme yang lama masih tetap berlaku,” kata Defri, Rabu (15/7/2026).
Pihak SPPG belum menyiapkan menu khusus untuk menyambut hari pertama operasional setelah libur panjang. Seluruh dapur akan beroperasi dengan menu standar yang telah disusun sebelumnya.
“Kami tetap mulai secara serentak pada 20 Juli sesuai edaran Dinas Pendidikan Kota Batam,” ujar Defri.
Saat ini, terdapat 139 dapur SPPG yang telah beroperasi di Kota Batam. Selain itu, sembilan dapur lainnya sudah mengantongi surat keputusan operasional namun belum mulai berproduksi. Dengan tambahan tersebut, total kapasitas dapur MBG di Batam akan mencapai 148 unit.
Selama masa libur sekolah, seluruh layanan dihentikan total, termasuk bagi kelompok 3B. Defri menegaskan, kebijakan itu diambil lantaran semua dapur penyedia MBG juga tidak beroperasi pada periode tersebut.