TANJUNGPINANG — Dinas Pendidikan (Disdik) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat provinsi 2026 yang diikuti 255 siswa SMA/SMK. Kepala Disdik Kepri Andi Agung merinci 16 cabang lomba yang dipertandingkan, mulai dari baca puisi, cipta lagu, film pendek, hingga tari kreasi.
Para peserta yang berlaga di panggung provinsi merupakan juara FLS3N tingkat kabupaten/kota se-Kepri yang digelar pada April hingga Mei 2026. Ajang ini menjadi seleksi untuk mencari perwakilan terbaik Kepri di tingkat nasional.
Disdik Kepri memasang target ambisius untuk kontingen daerah. "Kami memasang target perwakilan kontingen Kepri bisa masuk 10 besar FLS3N nasional 2026," ucap Andi Agung di Tanjungpinang, Rabu.
Untuk mencapai target tersebut, pihaknya meminta seluruh peserta memberikan penampilan terbaik. Dewan juri juga diminta menilai secara profesional dan tidak berpihak kepada peserta tertentu.
FLS3N 2026 mempertandingkan 16 cabang lomba seni dan sastra. Berikut daftar lengkapnya:
Festival tahun ini mengusung tema "Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya". Menurut Andi Agung, tema tersebut menegaskan bahwa karakter murid tidak lahir dari ruang kosong, melainkan tumbuh lewat proses kreatif yang mereka jalani.
FLS3N menjadi sarana strategis bagi siswa untuk mengekspresikan gagasan, imajinasi, dan identitas diri secara positif. Ajang ini juga bagian dari Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN) sebagaimana diamanatkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 108 Tahun 2024.
Panitia menyebar arena pertandingan FLS3N 2026 di Aula Wan Seri Beni dan enam sekolah di Tanjungpinang. Lokasi tersebut meliputi SMKN 1, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 4, SMAN 5, dan SMAN 7.
FLS3N 2026 digelar oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mendorong pengembangan bakat dan minat murid di bidang seni budaya. Pemenang di tingkat provinsi akan mewakili Kepri mengikuti ajang FLS3N tingkat nasional.