BATAM — Geger penemuan mayat pria menggantung terjadi di lahan kosong belakang Kampus Putera Batam, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam. Korban diketahui bernama Geovani Turnip (26), warga Tembesi Raya, Kota Batam.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja bangunan bernama Jhones sekitar pukul 09.45 WIB. Saat itu, Jhones hendak mengambil cangkul di sebuah pondok di belakang kampus dan mendengar suara anjing menggonggong dari arah lahan kosong.
Kanit Reskrim Polsek Batu Aji, Iptu Muhammad Rizky, menjelaskan bahwa saksi Jhones awalnya hanya melihat bagian kaki seseorang sebelum menyadari keberadaan pria yang tergantung di pohon tersebut. Saksi kemudian berlari ke depan kampus untuk melaporkan temuannya kepada petugas keamanan.
Petugas keamanan kampus segera meneruskan laporan tersebut ke Polsek Batu Aji. Tim kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.
Jasad Geovani kemudian dibawa ke RS Bhayangkara sekitar pukul 11.50 WIB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses evakuasi berjalan lancar dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian setempat.
Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan petugas, tidak ditemukan tanda-tanda luka atau kekerasan fisik lainnya pada tubuh korban. Iptu Muhammad Rizky menyebutkan, bekas luka pada bagian leher korban konsisten dengan jeratan tali akibat posisi tubuh yang tergantung.
"Bekas luka pada bagian leher disebut konsisten dengan jeratan tali posisi akibat tubuh korban yang tergantung," papar Rizky kepada awak media.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan sebagai bagian dari proses penyelidikan yang tengah berjalan.
Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan menunggu hasil pemeriksaan dari RS Bhayangkara untuk mengungkap kronologi kejadian secara utuh. Polisi belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai penyebab korban meninggal dunia.