KARIMUN — Kabupaten Karimun memasuki bulan paling padat agenda di tahun ini. Berdasarkan kalender Events Calendar 2026 yang dirilis Dinas Pariwisata setempat, sedikitnya 20 kegiatan akan berlangsung pada periode Agustus I, II, dan III, tersebar di sejumlah kecamatan.
Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menyambut rangkaian acara ini sebagai bagian dari upaya menghidupkan pariwisata sekaligus memperkuat ruang kreativitas warga. Ia menekankan bahwa setiap kegiatan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga harus berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat.
“Kita ingin setiap kegiatan bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkenalkan kekayaan budaya Karimun dan memperkuat daya tarik daerah sebagai destinasi wisata perbatasan,” ujarnya, Sabtu (15/8).
Kecamatan Kundur menjadi salah satu pusat kegiatan dengan beragam lomba menyambut Hari Kemerdekaan. Rangkaian gerak jalan 17 km, 4 km, dan 8 km untuk pelajar dan umum dijadwalkan berlangsung pada 11-13 Agustus di Lapangan Balai Pemuda & Budaya Tanjung Batu Kundur.
Masih di lokasi yang sama, pada 15 Agustus akan digelar Adhyaksa Night Walk atau gerak jalan 45 km untuk umum. Menjelang puncak peringatan kemerdekaan, kecamatan ini juga akan menggelar malam kesenian pada 17 Agustus serta pawai budaya pada 19, 20, dan 22 Agustus.
Pekan kedua Agustus diwarnai Festival Jong Nusantara yang digelar Persatuan Pemuda Kepulauan pada 14-16 Agustus di Panti Tanjung Ambat, Kecamatan Buru. Pada waktu yang sama, Mini Karimun Weekend Market (KWM) Road to Vol. 3 berlangsung di area SMP/SMA Cahaya Meral.
Bagi warga yang menggemari olahraga, Yadea Fun Ride dijadwalkan pada 23 Agustus dengan rute Jembatan Sanur–Pantai Ketam. Sementara itu, ajang pencarian bakat menyasar anak-anak lewat Karimun Voice Talent Kidz 2026 yang digelar 25-26 Agustus di Nadira Cafe Lubuk Semut.
Polres Karimun turut memeriahkan bulan kemerdekaan dengan menggelar Pawai Obor pada 16 Agustus di Coastal Area. Keesokan harinya, upacara peringatan detik-detik proklamasi akan dipusatkan di lokasi yang sama oleh Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Dandim 0131/TBK.
Menjelang akhir bulan, Coastal Area Kampung Baru Tebing menjadi tuan rumah lomba mancing pada 30 Agustus. Sebelumnya, Karimun Taja Tari akan digelar di Panggung Putri Kemuning Coastal Area pada 28-29 Agustus.
Agenda Agustus tidak hanya bertumpu pada perlombaan. Pelatihan dasar Tenun Songket Karimun 2026 dijadwalkan pada 12 Agustus di Balai Adat Lam Karimun, melibatkan Disnaker Karimun serta perkumpulan pengrajin dari Perkasa Alam dan Tujuh Laksana.
Pekan terakhir Agustus juga diisi Bengkel Destar Negeri 9 pada 29-30 Agustus di Balai Adat Karimun, sebuah kegiatan yang menyentuh langsung pelestarian budaya Melayu. Parade Puisi Merah Putih Kata akan digelar lebih awal, pada 22 Agustus, di Balai Pemuda Tanjung Batu Kundur.
Bupati Iskandarsyah menilai keberagaman agenda ini menjadi bukti bahwa pariwisata Karimun tidak hanya bertumpu pada destinasi alam. Menurutnya, kekuatan budaya, kreativitas generasi muda, dan partisipasi masyarakat menjadi pilar utama penyelenggaraan acara.
“Karimun melaju dalam harmoni. Kita ingin setiap event menjadi panggung bagi masyarakat sekaligus magnet bagi wisatawan untuk datang dan menikmati Karimun,” katanya.
Dengan kalender event yang semakin terarah, Agustus 2026 diharapkan menjadi momentum memperluas promosi destinasi dan membuka perputaran ekonomi baru bagi pelaku UMKM, komunitas seni, serta ekonomi kreatif di Kabupaten Karimun.