BATAM — Cahaya obor menerangi ruas jalan utama Kota Batam pada Minggu (16/8) malam. Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat berjalan kaki menyusuri rute dari Dataran Engku Hamidah hingga Simpang Gelael dalam Pawai Obor atau Taptu menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kegiatan yang dipusatkan di Batam Centre ini bukan sekadar seremoni tahunan. Bagi Pemerintah Kota Batam, pawai obor menjadi pengingat akan tugas menjaga kemerdekaan yang telah diraih para pahlawan.
"Obor ini simbol semangat perjuangan. Dulu para pahlawan berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Sekarang tugas kita adalah menjaga kemerdekaan itu dengan bekerja, mengabdi, dan membangun daerah," ujar Amsakar Achmad di sela-sela kegiatan.
Pawai obor tahun ini melibatkan unsur TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Ditpam, pemadam kebakaran, aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Batam, Pramuka, mahasiswa, hingga pelajar. Mereka berjalan beriringan dengan membawa obor menyala sepanjang rute yang telah ditentukan.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono bertindak sebagai inspektur upacara. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan, dilanjutkan penyalaan obor secara simbolis, dan pembacaan doa.
Penyalaan obor menjadi bagian penting dalam tradisi Taptu. Cahaya obor dimaknai sebagai simbol semangat perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Kegiatan ini juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. Kehadiran para pemimpin daerah di tengah masyarakat dinilai penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dan nasionalisme.
Keterlibatan pelajar dan mahasiswa dalam pawai obor menjadi perhatian tersendiri. Pemerintah Kota Batam berharap tradisi ini mampu menanamkan nilai patriotisme kepada generasi muda yang tidak sempat merasakan masa perjuangan fisik.
Semangat perjuangan yang tercermin dalam Pawai Obor diharapkan tidak berhenti pada seremoni peringatan kemerdekaan. Nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan melalui kerja nyata, pengabdian, dan semangat membangun daerah.
Amsakar mengajak seluruh masyarakat Batam menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai pengingat untuk terus memperkuat persatuan serta menjaga keamanan dan kondusivitas daerah. Menurutnya, kemerdekaan yang sudah diraih harus diisi dengan pembangunan dan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.