KEPULAUAN RIAU — Pebble Beach Concours d'Elegance edisi ke-75 baru saja mengumumkan pemenang tertingginya. Sebuah 1935 Duesenberg SSJ Special Speedster milik Harry Yeaggy dari Cincinnati, Ohio, membawa pulang piala Best of Show. Mobil ini bukan sembarang Duesenberg—ia adalah satu dari hanya dua unit SSJ yang pernah dibuat, dengan sasis pendek dan supercharger yang membuatnya menjadi versi paling ekstrem dari slogan pabrikan "The Mightiest Motorcar".
Faktor historis mobil ini sulit ditandingi. SSJ yang menang ini adalah mobil yang dikendarai Clark Gable, ikon Hollywood era 1930-an. Unit kembarannya dimiliki oleh Gary Cooper, bintang film kontemporer Gable. Yeaggy sendiri mengaku telah mengincar mobil ini selama 40 tahun sebelum akhirnya berhasil membelinya tiga tahun lalu dari keluarga yang menyimpannya selama lebih dari enam dekade.
"Saya sudah mencoba membeli mobil ini selama 40 tahun," kata Yeaggy kepada Car and Driver setelah menerima penghargaan. "Tapi saya baru mendapatkannya secara fisik tiga tahun lalu." Menurut Yeaggy, mobil ini memiliki kombinasi sempurna antara keanggunan, kecepatan, dan karakter sporty yang jarang ditemukan pada mobil klasik sezamannya.
Ken Gross, kurator dan juri concours yang berkecimpung di dunia mobil klasik selama puluhan tahun, menyebut SSJ ini sebagai "Duesenberg terhebat yang pernah ada." Menurut Gross, mobil ini memiliki semua elemen yang dibutuhkan untuk menang di Pebble Beach—kondisi restorasi sempurna, sejarah kepemilikan yang jelas, dan desain yang memukau.
Kemenangan ini sebenarnya bukan kejutan besar. Pebble Beach sejak lama dikenal sebagai ajang yang merayakan mobil klasik era antarperang (interwar), dan Duesenberg selalu menjadi favorit juri. Namun Gross melihat perubahan mulai terjadi. "Saya senang ketika mobil pasca-perang menang beberapa tahun lalu. Saya pikir kita akan melihat pemenang era pasca-perang lagi dalam waktu dekat," ujarnya. "Untuk sekarang, tradisi ini masih bertahan. Setidaknya untuk sementara."
Gross, yang telah menghadiri acara ini selama 36 tahun, menyebut edisi 2026 ini sebagai "pertemuan mobil terbaik yang pernah kami miliki." Pernyataan itu bukan basa-basi—Pebble Beach 2026 merayakan Diamond Jubilee dengan menghadirkan koleksi mobil klasik paling lengkap dalam sejarah acara tersebut.
Bagi penggemar otomotif di Indonesia, kemenangan ini mungkin terasa jauh dari keseharian. Namun ada pelajaran yang bisa diambil: nilai sebuah mobil tidak pernah hanya soal spesifikasi mesin atau angka tenaga. Duesenberg SSJ ini membuktikan bahwa sejarah kepemilikan, kelangkaan, dan kondisi restorasi bisa mengalahkan sekadar performa mentah—sesuatu yang juga berlaku di pasar mobil klasik Tanah Air yang mulai tumbuh.
Meski kemenangan ini layak diapresiasi, ada catatan penting. Pebble Beach yang terus memilih mobil era 1930-an berisiko kehilangan relevansi bagi generasi baru kolektor yang lebih akrab dengan Ferrari 250 GTO atau Porsche 917. Gross sendiri mengakui hal ini dengan menyebut kemungkinan pemenang pasca-perang dalam waktu dekat.
Untuk kolektor Indonesia yang sedang membangun portofolio mobil klasik, tren ini penting diperhatikan. Mobil era 1950-1970-an seperti Mercedes-Benz 300SL atau Jaguar E-Type mungkin akan menjadi pemenang berikutnya—dan harganya bisa melonjak sebelum tren tersebut resmi terjadi.