TANJUNGPINANG — Pengamanan kunjungan pejabat negara di wilayah kepulauan kembali diuji. Kedatangan Menko Polkam RI di Pulau Penyengat pada Sabtu (22/8/2026) menjadi momentum bagi jajaran Polresta Tanjungpinang bersama unsur TNI dan Forkopimda untuk menunjukkan kesiapsiagaan penuh.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta memimpin langsung operasi pengamanan yang menyisir jalur yang dilalui rombongan hingga lokasi kegiatan. Personel gabungan disebar di titik-titik strategis untuk memastikan seluruh agenda berjalan aman dan lancar.
Menko Polkam tiba di Dermaga Pulau Penyengat dengan didampingi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin. Kehadiran dua pejabat tinggi daerah itu memperkuat sinergi pengamanan di lapangan.
Dari dermaga, rombongan langsung bergerak menuju Balai Adat Indera Perkasa Penyengat. Agenda inti kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke Makam Engku Putri, salah satu situs sejarah paling penting di Kepulauan Riau.
Setelah menuntaskan rangkaian ziarah, rombongan bergeser ke Masjid Raya Sultan Riau untuk melaksanakan Salat Dhuha. Masjid bersejarah yang menjadi ikon Pulau Penyengat itu tampak steril dari aktivitas masyarakat umum selama kunjungan berlangsung.
Kapolresta Tanjungpinang menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan jajaran kepolisian dalam memberikan pelayanan sekaligus menjaga situasi keamanan. "Pengamanan dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran kepolisian dalam memberikan pelayanan sekaligus menjaga situasi keamanan selama kunjungan berlangsung," ujarnya.
Pulau Penyengat sendiri merupakan kawasan cagar budaya yang sering dikunjungi pejabat negara dan tamu mancanegara. Letaknya yang hanya sekitar 15 menit perjalanan laut dari pusat Kota Tanjungpinang menjadikan pulau ini prioritas pengamanan setiap kali ada agenda resmi pemerintahan.
Hingga kunjungan usai, tidak ada insiden berarti yang dilaporkan. Seluruh rangkaian acara berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.