NATUNA — Empat keluarga di Kabupaten Natuna kini menanti kabar pasti dari orang-orang terkasihnya yang belum kembali dari Hutan Gunung Bedung. Operasi pencarian yang dilakukan Polres Natuna bersama Polsek Bunguran Timur dan tim gabungan masih berlangsung hingga Rabu (26/8/2026).
Keempat warga yang hilang itu diketahui berangkat pada Selasa dini hari sekitar pukul 04.25 WIB melalui jalur Sujung menuju kawasan Gunung Bedung. Mereka berencana mencari buah kembang semangkok dan madu, sebuah aktivitas yang lazim dilakukan warga setempat.
Informasi yang dihimpun Unit Intelkam Polsek Bunguran Timur menyebutkan, keempat warga berkumpul di kediaman Arudin di wilayah Puak sekitar pukul 03.45 WIB. Setelah mempersiapkan perlengkapan, mereka bergerak menuju hutan.
Harapan sempat muncul ketika sekitar pukul 11.30 WIB Arudin menghubungi rekannya di Ranai melalui WhatsApp. Namun, kondisi jaringan komunikasi yang tidak stabil membuat informasi mengenai lokasi dan keadaan mereka belum dapat dipastikan hingga kini.
Sementara itu, Wardi sempat berpamitan kepada istrinya dan memperkirakan akan kembali setelah Maghrib. Kenyataan berkata lain, malam berlalu tanpa kepulangan mereka, yang kemudian mendorong keluarga melapor ke polisi.
Kapolsek Bunguran Timur AKP Nellay Boy melalui jajarannya menegaskan bahwa pencarian dilakukan secara bertahap. Hal ini bukan tanpa alasan—medan hutan yang lebat dan kondisi geografis yang tidak mudah menjadi pertimbangan utama demi keselamatan personel di lapangan.
Personel tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi langsung turun menyisir titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan keempat warga. Informasi dari keluarga dan masyarakat sekitar terus dihimpun untuk memperbarui arah pencarian.
Operasi ini bukan sekadar tugas rutin bagi kepolisian. Di balik penyisiran hutan, ada empat keluarga yang menunggu kepastian dan harapan yang harus terus dijaga. Setiap informasi sekecil apa pun menjadi bagian penting dalam menentukan langkah berikutnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berada di lapangan. Mereka terus bergerak menyusuri kawasan hutan, berharap Supriadi, Wardi, Arudin, dan Irfan segera ditemukan dalam keadaan selamat.