NATUNA — Keluarga besar Lanud Raden Sadjad memanjatkan doa secara serentak di tiga lokasi berbeda di lingkungan pangkalan. Personel beragama Islam melaksanakan doa di Masjid Mina, umat Kristen di Gereja Kristen Protestan Oikumene (GKPO) Bukit Kasih, sementara personel dari agama lainnya berkumpul di Ruang Rapat Lanud Raden Sadjad.
Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar spiritual sebelum personel diterjunkan ke berbagai wilayah Indonesia untuk menjalankan misi kemanusiaan. Operasi yang didoakan mencakup pendistribusian bantuan dan operasi penanggulangan bencana di bawah naungan Koopsudnas.
Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., turut hadir dan mengikuti jalannya rangkaian ibadah. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Lanud Raden Sadjad tersebut menunjukkan keseriusan pimpinan dalam memastikan kesiapan mental personel sebelum bertugas.
Kegiatan doa bersama ini bukan sekadar seremonial rutin. Bagi personel yang akan diterjunkan ke daerah bencana, ketenangan batin menjadi modal penting di tengah kondisi lapangan yang penuh tekanan dan risiko tinggi.
Operasi bantuan bencana menuntut kesiapan fisik dan mental yang prima dari setiap prajurit. Melalui doa bersama ini, keluarga besar Lanud Raden Sadjad berharap seluruh rangkaian operasi dapat berjalan aman, lancar, dan sukses.
Doa yang dipanjatkan juga mencakup permohonan perlindungan bagi seluruh personel yang terlibat. Mereka diharapkan senantiasa diberikan keselamatan selama menjalankan tugas kemanusiaan di berbagai wilayah Indonesia, baik saat bertugas di darat maupun di udara.
Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI AU, khususnya Lanud Raden Sadjad, dalam mendukung setiap operasi kemanusiaan yang menjadi prioritas nasional. Kehadiran negara di tengah masyarakat yang tertimpa musibah harus didukung oleh personel yang siap secara teknis dan spiritual.