Polres Karimun Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Deteksi Dini dan Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:45:02 WIB
Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani memimpin apel kesiapsiagaan Karhutla yang melibatkan Basarnas, BPBD, Damkar, Satpol PP, dan BMKG di Karimun.

KARIMUN — Ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Karimun tidak bisa dianggap remeh. Polres Karimun pun mengambil langkah antisipasi dengan menggelar apel kesiapsiagaan yang melibatkan Basarnas, BPBD, Damkar, Satpol PP, hingga BMKG Karimun.

Apel yang dipimpin langsung Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, itu menjadi penegasan bahwa penanganan Karhutla tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Koordinasi lintas sektor yang solid dinilai krusial untuk mempercepat respons ketika kebakaran terjadi.

Kenapa Deteksi Dini Jadi Kunci Utama?

AKBP Yunita Stevani menekankan bahwa pencegahan jauh lebih penting daripada pemadaman setelah api membesar. Pemetaan wilayah rawan, kesiapan personel dan peralatan, serta komunikasi antarlembaga harus berjalan bersamaan.

“Kita harus bergerak cepat, mengedepankan deteksi dini dan sinergitas seluruh stakeholder. Jangan sampai Karhutla berkembang dan berdampak kepada masyarakat,” tegasnya dalam apel tersebut.

Masyarakat Diminta Jadi Mata dan Telinga

Polres Karimun juga mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kebiasaan ini dinilai sangat berisiko memicu kebakaran, apalagi saat kondisi lingkungan mendukung api untuk cepat menjalar.

Peran aktif masyarakat diharapkan menjadi penguat sistem peringatan dini. Setiap menemukan indikasi potensi Karhutla, warga diminta segera melapor melalui Call Center Polri 110 agar petugas bisa bertindak cepat.

Apel kesiapsiagaan tersebut berlangsung tertib dan kondusif. Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan alarm bersama bahwa ancaman Karhutla harus dihadapi dengan satu komando pencegahan.

Pesan yang ingin ditegaskan Karimun sederhana: api harus dipadamkan sebelum berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: wartarakyat.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top