Hari Pramuka ke-65 di Tanjungpinang, Wali Kota Lis Tekankan Generasi Muda Adaptif Teknologi dan Dukung Swasembada Pangan

Penulis: Teuku Fahreza  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:31:32 WIB
Ribuan anggota Gerakan Pramuka dari berbagai gugus depan memadati Halaman Kantor Wali Kota Tanjungpinang pada Jumat (28/8/2026) untuk mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-65.

TANJUNGPINANG — Ribuan anggota Gerakan Pramuka dari berbagai gugus depan se-Kota Tanjungpinang memadati Halaman Kantor Wali Kota pada Jumat (28/8/2026). Mereka mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 yang mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan".

Momentum ini dinilai bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan penguat komitmen pembinaan generasi muda yang unggul dan adaptif. Tema yang diangkat kali ini selaras dengan Asta Cita kedua Pemerintah RI mengenai ketahanan pangan, energi, dan air.

Fokus Pembinaan: Karakter, Teknologi, dan Kewirausahaan

Dalam sambutan yang dibacakan Wali Kota Lis Darmansyah, pembinaan Gerakan Pramuka saat ini difokuskan pada penguatan karakter, penguasaan teknologi, kepedulian lingkungan, dan jiwa kewirausahaan sejak dini. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di lapangan, tetapi juga bagaimana kita membentuk generasi muda yang memiliki karakter, keterampilan, kepedulian dan keberanian untuk mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan di lingkungannya," ujar Lis di hadapan peserta upacara.

Menurutnya, penguatan pendidikan kepramukaan menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi Tanjungpinang yang produktif dan mandiri. Kemajuan teknologi perlu berjalan seiring dengan pembentukan moral yang kuat, sehingga kemampuan generasi muda dapat digunakan secara bijak untuk kegiatan positif.

Pramuka Didorong Cintai Sektor Pertanian dan Kelola Lingkungan

Salah satu fokus yang didorong dalam peringatan tahun ini adalah dukungan nyata terhadap swasembada pangan. Melalui kegiatan kepramukaan, generasi muda diharapkan semakin mengenal dan mencintai sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan. Pemanfaatan teknologi tepat guna juga digencarkan untuk menghasilkan kegiatan yang produktif dan bermanfaat.

Pendidikan kepramukaan juga berperan dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan dan kemandirian. Anggota Pramuka didorong untuk memahami pengelolaan sampah, efisiensi penggunaan sumber daya, pemanfaatan energi bersih, serta pengolahan potensi lokal secara berkelanjutan.

Apresiasi untuk Kolaborasi Seluruh Mitra Strategis

Pemerintah Kota Tanjungpinang menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI-Polri, Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), para pembina, orang tua, media, serta seluruh mitra strategis. Dukungan mereka dinilai krusial dalam keberlanjutan pembinaan generasi muda di kota tersebut.

"Kolaborasi semua pihak menjadi kekuatan penting agar pembinaan generasi muda dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat, sehingga Pramuka benar-benar menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak muda untuk belajar, berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Lis.

Semarak Demonstrasi Ketangkasan Anggota Pramuka

Rangkaian upacara berlangsung khidmat dan ditutup penuh semarak dengan demonstrasi ketangkasan anggota Pramuka. Aksi Koloni Tongkat Purna Jamnas, Tari Semaphore kolosal oleh Penggalang se-Kota Tanjungpinang, dan atraksi drumband menyedot antusiasme peserta maupun undangan yang hadir.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 ini menjadi pengingat bahwa pendidikan kepramukaan merupakan proses panjang dalam menanamkan karakter, kemandirian, kepedulian, keterampilan, dan semangat pengabdian. Bukan sekadar kegiatan rutin di lapangan, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan daerah dan bangsa.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: wartarakyat.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top