Kekeringan Melanda Anambas, Damkarmat Salurkan 15-20 Ton Air Bersih per Hari ke 10 Titik

Penulis: Faisal Hasbi  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:28:31 WIB
Petugas Damkarmat Kepulauan Anambas mendistribusikan air bersih ke permukiman warga yang terdampak kekeringan sejak akhir Juli 2026.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, mendistribusikan air bersih secara gratis ke permukiman warga yang terdampak kekeringan sejak akhir Juli 2026. Pendistribusian dilakukan berkala dengan volume mencapai 15-20 ton per hari menyusul minimnya curah hujan di wilayah tersebut.

TAREMPA — Kekeringan yang melanda Kepulauan Anambas memaksa pemerintah daerah mengerahkan armada air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Damkarmat setempat mencatat volume distribusi mencapai 15-20 ton per hari sejak operasi dimulai akhir Juli 2026.

Sekretaris Damkarmat Kabupaten Kepulauan Anambas, Matari Yasinullah Hasibuan, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut laporan warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Sejumlah wilayah tempat tinggal mereka sudah beberapa hari tidak dialiri air.

Layanan Air Bersih di Pos Damkarmat

Selain lewat pendistribusian langsung ke permukiman, masyarakat juga bisa mengambil air bersih di pos Damkarmat yang tersebar di tiga wilayah kecamatan. Pos tersebut berada di Siantan, Palmatak, dan Jemaja.

Operasi ini dijalankan berdasarkan arahan Bupati Kepulauan Anambas. Damkarmat berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan BPBD setempat untuk membagi lokasi sasaran distribusi.

Fasilitas Umum Ikut Jadi Prioritas

Pendistribusian tidak hanya menyasar permukiman warga. Sejumlah fasilitas sosial dan umum (FSU) seperti rumah ibadah, RSUD, serta beberapa sekolah juga menjadi sasaran pengiriman air bersih.

"Sedikitnya ada 10 titik yang menjadi sasaran distribusi air oleh Damkarmat," kata Matari di Natuna, Ahad.

Dalam pelaksanaannya, Damkarmat mengerahkan satu mobil pikap dan satu mobil boks. Kedua kendaraan itu masing-masing dilengkapi mesin pompa portabel untuk mempercepat proses penyaluran air ke tangki penampungan warga.

Warga Diminta Hemat Air

Matari mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Pendistribusian akan terus dilakukan hingga kondisi kembali normal.

"Kami mengimbau masyarakat untuk berhemat menggunakan air bersih sampai kondisi kembali normal," ujarnya.

Kekeringan di Kabupaten Kepulauan Anambas terjadi sejak Juli 2026 akibat minimnya curah hujan. Kondisi ini memaksa warga di sejumlah pulau mengandalkan pasokan air dari pemerintah untuk kebutuhan sehari-hari.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top