Pemkot Batam Tutup Pendaftaran Perlinsos Hari Ini, Baru 97.997 dari 508 Ribu KK Terdaftar

Penulis: Zulkifli Arief  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 23:20:31 WIB
Petugas menunjukkan alur pendaftaran Perlinsos kepada warga di salah satu kecamatan di Batam, Senin (31/8/2026).

Dari total 508 ribu kepala keluarga di Batam, baru 97.997 KK yang terdaftar dalam basis data Perlindungan Sosial (Perlinsos) hingga Sabtu (29/8), sementara batas akhir pendaftaran jatuh hari ini, Senin (31/8/2026). Pemkot Batam mengingatkan warga yang belum mendaftar untuk segera menyelesaikan proses karena yang tidak terdaftar tidak akan difasilitasi dalam program bantuan sosial pemerintah.

BATAM — Jumlah pendaftar Perlinsos di Batam masih jauh di bawah total kepala keluarga yang ada. Data per Sabtu (29/8) mencatat 97.997 KK terdaftar, atau sekitar 19 persen dari 508 ribu KK di kota itu. Padahal, batas akhir pendaftaran untuk tahap percontohan berakhir pada hari ini, Senin (31/8/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam Rudi Panjaitan mengingatkan warga yang belum mendaftar untuk memanfaatkan sisa waktu. Ia menegaskan, warga yang namanya tidak masuk basis data Perlinsos hingga batas waktu tersebut tidak akan difasilitasi dalam penyaluran bantuan sosial.

"Batas akhir pendaftaran Perlinsos adalah hari ini, 31 Agustus 2026. Kami mengingatkan dan mengimbau seluruh warga Kota Batam," kata Rudi di Batam, Senin.

Dari total pendaftar, 84.273 KK difasilitasi melalui 3.210 agen Perlinsos yang tersebar di kecamatan maupun kelurahan. Sisanya, 13.724 KK, melakukan pendaftaran secara mandiri lewat portal resmi.

Sagulung Catat Pendaftar Terbanyak

Dari 12 kecamatan di Batam, Sagulung menjadi wilayah dengan jumlah pendaftar tertinggi, mencapai 18.336 KK. Angka ini sekaligus menunjukkan belum meratanya partisipasi warga antarkecamatan.

Pendaftaran Perlinsos sendiri berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Warga yang belum memiliki IKD dapat mengakses portal perlinsos.kemensos.go.id dengan login menggunakan IKD tersebut.

Dua Program Bansos Jadi Sasaran

Untuk tahap percontohan ini, dua program bantuan yang menjadi sasaran pendataan adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Data hasil pendaftaran akan menjadi salah satu referensi utama penyaluran bansos pada tahun depan.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Batam Zulkifli Aman menjelaskan, warga yang sudah terverifikasi dalam sistem berpeluang menerima bansos pada semester pertama tahun depan. "Kalau yang sudah diverifikasi di sistem, semester pertama tahun depan sudah bisa mendapatkan bansos tersebut karena sistem sudah menyatakan dia layak," ujarnya.

Target 30-40 Persen KK Belum Tercapai

Program percontohan ini berjalan sejak awal Juli. Pemkot Batam awalnya menargetkan pendaftaran mencakup 30-40 persen dari total kepala keluarga, namun capaian saat ini baru sekitar separuh dari target minimum.

"Dengan waktu yang singkat, kita belum mampu mencapai target itu. Mudah-mudahan ada perpanjangan hingga Desember supaya semakin banyak masyarakat yang bisa mendaftar," kata Zulkifli.

Pemkot Batam telah melakukan sosialisasi di seluruh 12 kecamatan hingga tingkat kelurahan. Sosialisasi juga diperluas ke sekolah, perguruan tinggi, kader, RT/RW, dan posyandu untuk menjangkau warga yang belum memahami tata cara pendaftaran.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top