BATAM — BKPSDM Batam tidak hanya akan memberikan hadiah bagi camat dan lurah berprestasi, tetapi juga membuka peluang pengembangan karier bagi mereka. Kepala Bidang Pembinaan, Penilaian Kinerja, dan Penghargaan Aparatur BKPSDM Batam, Suhaemi, menyatakan bahwa aparatur yang menunjukkan prestasi berpeluang mendapatkan apresiasi.
Penilaian Kinerja dan Inovasi Jadi Kunci
Menurut Suhaemi, pemberian penghargaan tersebut didasarkan pada penilaian prestasi kerja dengan mempertimbangkan banyak hal, termasuk kinerja dan inovasi. “BKPSDM juga mengevaluasi camat dan lurah yang mengabaikan penanganan kemiskinan,” tegasnya kepada hariankepri.com, belum lama ini.
Pembinaan Didahulukan Sebelum Sanksi
BKPSDM mengutamakan pendekatan pembinaan ketimbang pemberian sanksi. Suhaemi menjelaskan, pihaknya akan lebih dulu membina aparatur yang lambat menangani persoalan kemiskinan sebelum menerapkan sanksi disiplin.
“Jika terdapat kelalaian atau pelanggaran kewajiban, kami menerapkan ketentuan disiplin ASN yang berlaku,” tegasnya.
Membangun Budaya Kerja Responsif
Langkah ini diambil untuk membangun budaya kerja yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. “Kami ingin membangun budaya kerja yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tukas Suhaemi.
Penghargaan bagi camat dan lurah berprestasi ini diharapkan dapat memotivasi para pimpinan wilayah untuk terus berinovasi, terutama dalam upaya penanganan kemiskinan di Kota Batam. Dengan adanya sistem penilaian yang ketat, BKPSDM Batam memastikan bahwa apresiasi diberikan kepada mereka yang benar-benar berkinerja baik.