TANJUNGPINANG — Proses renovasi Gedung RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) di Tanjungpinang mulai memasuki tahap percepatan setelah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengalokasikan anggaran sebesar Rp19,98 miliar. Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, menyatakan pihaknya masih menunggu hasil review dari BPKP dalam satu hingga dua pekan ke depan untuk memberikan lampu hijau pelaksanaan proyek secara penuh.
Porsi Anggaran Terbesar untuk Pemasangan AC Sentral
Rodi menjelaskan, pekerjaan renovasi yang telah dimulai pada 3 Juli 2026 itu menyasar sejumlah titik strategis di dalam gedung rumah sakit. Porsi anggaran paling besar dialokasikan untuk lantai satu, khususnya pemasangan sistem pendingin udara atau AC sentral.
"Pekerjaan difokuskan pada pembaruan interior, toilet, hingga lobi. Porsi anggaran terbesar ada di lantai satu untuk pemasangan AC sentral," ujarnya, Senin (20/7/2026).
Sistem Buka-Tutup Ruangan untuk Jaga Pelayanan Medis
Direktur RSUD RAT, Bambang Utoyo, memastikan operasional medis tetap berjalan normal selama proses renovasi berlangsung. Pihak rumah sakit menerapkan sistem buka-tutup ruangan secara bergilir agar kenyamanan pasien tidak terganggu.
"Pelayanan tetap berjalan menggunakan sistem buka-tutup ruangan bertahap, dengan prioritas pengerjaan di lantai satu dan ruang operasi lantai tiga," kata Bambang.
Strategi ini dipilih untuk meminimalkan dampak renovasi terhadap aktivitas medis yang berlangsung setiap hari. Ruang operasi di lantai tiga menjadi salah satu prioritas utama agar pelayanan bedah dan tindakan medis darurat tetap bisa dilakukan tanpa hambatan.
Proyek Prioritas Pemprov Kepri di Sektor Kesehatan
Renovasi RSUD RAT masuk dalam daftar proyek prioritas Pemerintah Provinsi Kepri pada tahun anggaran 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan publik di Tanjungpinang dan sekitarnya.
Dengan target penyelesaian akhir Desember 2026, pemprov berharap renovasi ini mampu meningkatkan standar pelayanan rumah sakit rujukan provinsi tersebut. Pembenahan interior dan fasilitas penunjang utama diharapkan memberikan kenyamanan lebih bagi pasien dan tenaga medis. (Ald)