Pemerintah Kabupaten Karimun resmi memperkuat kolaborasi layanan kesehatan dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Kerja sama ini memastikan warga dari kabupaten tetangga tersebut mendapatkan akses medis prioritas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, terutama untuk penanganan yang membutuhkan dokter spesialis tertentu.
Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi pasien rujukan dari Meranti secara maksimal. Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan kaji banding jajaran Pemkab Kepulauan Meranti di RSUD Muhammad Sani pada Rabu (6/5/2026).
“Hari ini kita menyambut kedatangan Pemda Meranti sebagai bentuk kolaborasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Rocky Marciano Bawole.
Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, mengungkapkan bahwa kelengkapan fasilitas dan tenaga medis di RSUD Muhammad Sani telah mencapai angka 99 persen. Kondisi ini berbanding terbalik dengan ketersediaan layanan di wilayahnya yang masih terbatas pada beberapa bidang spesialisasi.
Salah satu kendala utama di RSUD Meranti adalah ketiadaan dokter spesialis jantung. Kehadiran dokter spesialis yang lengkap di Karimun menjadi faktor penentu mengapa pasien dari Meranti kini diarahkan ke RSUD Muhammad Sani.
“Di sini dokter spesialisnya lengkap. Contohnya spesialis jantung sudah ada di Karimun, sementara di Meranti kami belum punya. Kami ingin belajar banyak dari tata kelola pelayanan di sini,” ungkap Asmar.
Selain faktor kelengkapan alat dan dokter, pertimbangan geografis menjadi alasan rasional di balik kerja sama ini. Bagi warga Kepulauan Meranti yang berdomisili di Tanjung Samak dan Pulau Rangsang, menyeberang ke Karimun jauh lebih cepat dibandingkan harus menuju ibu kota provinsi.
Dalam situasi darurat, efisiensi waktu perjalanan sangat menentukan keselamatan pasien. RSUD Muhammad Sani dinilai sebagai titik evakuasi medis paling strategis untuk menjangkau masyarakat di pulau-pulau terluar Meranti yang berbatasan langsung dengan Karimun.
Pemkab Karimun pun berjanji akan terus meningkatkan standar pelayanan agar mampu menampung lonjakan pasien rujukan tersebut. “Jika nanti di Meranti ada layanan yang belum ter-cover untuk masyarakat di sana, silakan ajukan rujukan ke Karimun. Kami akan terus berbenah dan merapikan fasilitas,” tambah Rocky.
Guna meringankan beban warganya yang harus menjalani pengobatan di luar daerah, Pemkab Kepulauan Meranti telah menyiapkan skema pendukung. Salah satunya adalah penyediaan fasilitas akomodasi khusus bagi keluarga pasien.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD M. Sani yang telah melayani warga kami. Untuk mempermudah, kami juga menyediakan rumah singgah bagi warga Meranti di Karimun tanpa dipungut biaya,” kata Asmar.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Meranti turut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan serta jajaran Anggota Komisi III DPRD Kepulauan Meranti. Mereka meninjau langsung metode pelayanan dan kesiapan fasilitas medis yang akan digunakan oleh warga mereka nantinya.