Pemprov Kepri Jamin Stok 7 Ribu Sapi Kurban Idul Adha 2026 Aman

Penulis: Zulkifli Arief  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:27:24 WIB
Stok 7.000 ekor sapi kurban di Kepri dipastikan aman menjelang Idul Adha 2026.

TANJUNGPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memproyeksikan kebutuhan hewan kurban untuk Idul Adha 2026 mencapai 7.000 ekor sapi dan 12.000 ekor kambing. Sebagian besar pasokan sapi saat ini dipastikan telah tersedia dan siap didistribusikan ke berbagai pulau untuk memenuhi permintaan warga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Kepri, Rika Azmi, menjelaskan bahwa distribusi ternak sejauh ini berjalan tanpa kendala berarti. Namun, untuk komoditas kambing, masih terdapat kekurangan sekitar 2.000 ekor yang saat ini dalam proses pengiriman dari luar daerah.

Tim Teknis Perketat Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

Guna menjamin keamanan konsumen, DKP2KH Kepri menginstruksikan tim teknis di seluruh kabupaten dan kota untuk segera turun ke lapangan. Pemeriksaan fisik secara menyeluruh dijadwalkan berlangsung paling lambat dua minggu sebelum pelaksanaan penyembelihan Idul Adha.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap hewan yang dijual di pedagang dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat. Pengawasan ketat di tempat penampungan menjadi prioritas utama guna mencegah potensi penyebaran penyakit hewan menular di wilayah Kepulauan Riau.

“Kebutuhan sapi di Kepri berkisar 7.000 ekor, distribusi berjalan lancar,“ kata Rika, Jumat 8 Mei 2026.

Pasokan Sapi Didatangkan dari Lampung untuk Kebutuhan Lokal

Sebagian besar stok sapi yang ada di Kepulauan Riau didatangkan langsung dari Lampung oleh para peternak. Pilihan ini diambil guna memenuhi tingginya permintaan masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya menjelang hari raya kurban.

Meskipun masih ada ribuan ekor kambing yang dalam status menunggu kedatangan, otoritas meyakini seluruh kebutuhan akan terpenuhi tepat waktu sebelum hari H. Rika menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya laporan mengenai hewan kurban yang bermasalah atau terjangkit penyakit.

“Ada 2 ribuan yang masih menunggu kedatangan. Insya Allah semua aman,” singkatnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir saat memilih hewan kurban di pasar-pasar ternak. Pengawasan fisik yang dilakukan tim medis veteriner diharapkan mampu memberikan rasa nyaman bagi warga yang akan menunaikan ibadah kurban tahun ini.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: ulasan.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top