IHSG Dibuka Anjlok 2,06 Persen ke 6.584, Rupiah Tertekan ke Rp 17.630 per Dolar AS

Penulis: Zulkifli Arief  •  Senin, 18 Mei 2026 | 09:59:51 WIB
IHSG dibuka melemah 2,06 persen ke posisi 6.584,762 pada awal perdagangan hari ini.

JAKARTA — Pasar saham domestik dibuka di zona merah pada awal pekan ini. IHSG tercatat anjlok 138,558 poin (2,06 persen) ke posisi 6.584,762, memperpanjang tren pelemahan sejak preopening yang sudah turun 1,40 persen ke 6.628,976.

Tekanan jual juga terlihat di pasar valuta asing. Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.00 WIB, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 33 poin (0,19 persen) ke level Rp 17.630 per dolar AS. Pelemahan ini sejalan dengan sentimen negatif yang melanda mayoritas bursa Asia.

Bursa Asia Ikut Tertekan, China Jadi Satu-satunya Zona Hijau

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan regional. Indeks Nikkei 225 Jepang ambles 625,902 poin (1,02 persen) ke 60.783,398. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 274,500 poin (1,06 persen) ke 25.688,230. Sementara itu, indeks Straits Times Singapura melemah 16,089 poin (0,32 persen) ke 4.972,990.

Satu-satunya bursa Asia yang masih bertahan di zona hijau adalah China. Indeks SSE Composite justru naik tipis 2,399 poin (0,06 persen) ke 4.137,790.

Fakta Singkat Pergerakan Pasar Pagi Ini

  • IHSG dibuka turun 138,558 poin (2,06 persen) ke 6.584,762
  • Rupiah melemah 33 poin (0,19 persen) ke Rp 17.630 per dolar AS
  • Nikkei 225 Jepang turun 1,02 persen, Hang Seng Hong Kong turun 1,06 persen
  • SSE Composite China menjadi satu-satunya indeks Asia yang naik (0,06 persen)

Pelemahan IHSG dan rupiah ini terjadi di tengah kekhawatiran investor global terhadap prospek suku bunga acuan AS dan ketidakpastian ekonomi global. Pelaku pasar masih mencermati data inflasi dan kebijakan moneter bank sentral AS yang bisa mempengaruhi arus modal ke pasar emerging market, termasuk Indonesia.

Belum ada pernyataan resmi dari otoritas bursa maupun Bank Indonesia terkait pergerakan pagi ini. Namun, tekanan jual yang cukup dalam sejak sesi preopening mengindikasikan sentimen risk-off masih mendominasi perdagangan hari ini.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: kumparan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top