BATAM — Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam merilis data sementara persiapan Idul Adha 2026 per 19 Mei. Dari total 1.020 titik salat, mayoritas berada di masjid sebanyak 943 lokasi. Sisanya tersebar di 42 mushala dan 35 lapangan terbuka.
Kecamatan Sekupang menduduki peringkat pertama dengan 164 titik. Angka ini menunjukkan konsentrasi kegiatan keagamaan tertinggi dibandingkan 11 kecamatan lain di Batam. Data ini menjadi acuan bagi petugas untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas dan pengamanan pada hari H.
Hingga pertengahan Mei, Kemenag Batam mencatat 7.011 ekor hewan kurban siap disembelih. Rinciannya, 2.408 ekor sapi dan 4.603 ekor kambing. Pelaksana Harian Kepala Kemenag Batam, Resdin Efendi Pasaribu, menyebut angka ini masih akan bertambah.
“Kita tanyakan langsung ke pengurus masjid dan mushala melalui petugas KUA di tiap kecamatan,” ujar Resdin saat dihubungi di Batam, Kamis. Proses pendataan dilakukan secara manual untuk memastikan validitas jumlah hewan kurban.
Sagulung menjadi wilayah dengan jumlah hewan kurban tertinggi, yakni 980 ekor. Disusul kecamatan lain yang datanya masih terus dikumpulkan. Kemenag memprediksi lonjakan pendaftaran kurban terjadi pada pekan terakhir menjelang Idul Adha.
Pemerintah Kota Batam menetapkan tiga lokasi utama untuk pelaksanaan salat Id skala kota. Pertama, Dataran Engku Putri Batam Centre. Kedua, Masjid Baiturrahman Sekupang. Ketiga, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batu Aji. Sementara itu, penyembelihan kurban tingkat kota dijadwalkan pada 27 Mei 2026 pukul 09.00 WIB di Masjid Agung Raja Hamidah.
Resdin menjelaskan, pendataan ini untuk mempermudah koordinasi pelaksanaan salat Id maupun penyembelihan hewan kurban di seluruh Batam. “Kami berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan syariat,” katanya. Data ini juga menjadi dasar bagi dinas terkait untuk menyusun rencana pengamanan dan pengaturan lalu lintas.