Bupati Aneng Sambut Kakanwil Imigrasi Kepri dan Irdam XIX di Anambas, Tradisi Batik Cual Warnai Kedatangan

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 15:34:22 WIB
Bupati Aneng menyambut Kakanwil Imigrasi Kepri dan Irdam XIX di Pelabuhan Sri Siantan dengan tradisi pengalungan batik cual.

ANAMBAS — Suasana adat Melayu langsung terasa begitu rombongan pejabat vertikal tiba di Pelabuhan Sri Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Bupati Aneng bersama jajaran Forkopimda dan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) setempat, Datuk H. Ardan, berdiri di barisan terdepan untuk menyambut kedatangan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepri, Guntur Sahat Hamonangan, dan Inspektur Kodam XIX Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Totok Sutriono, pada Rabu (20/5/2026).

Bukan sekadar seremoni formal, penyambutan itu diisi dengan tradisi pengalungan batik cual khas Kepulauan Anambas. Datuk H. Ardan secara langsung mengalungkan kain bermotif khas tersebut kepada kedua tamu kehormatan sebagai simbol penghormatan tinggi masyarakat Melayu.

Makna di Balik Tradisi Pengalungan Batik Cual

Ketua LAM Kepulauan Anambas, Datuk H. Ardan, menegaskan bahwa tradisi ini bukanlah sekadar aksesori penyambutan. Menurutnya, prosesi adat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antarlembaga dan masyarakat.

“Kami merasa bangga dapat menyambut langsung kedatangan Bapak Kakanwil Imigrasi dan Inspektur Kodam (Irdam) XIX Tuanku Tambusai beserta rombongan. Ini bukan hanya kunjungan kerja, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkenalkan budaya Melayu kepada para tamu,” ujar Ardan.

Posisi Strategis Anambas di Kawasan Perbatasan

Dalam sambutannya, Bupati Aneng menekankan bahwa kunjangan ini memiliki arti penting bagi daerah yang berada di garis depan maritim Indonesia. Ia menilai koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan pelayanan publik di wilayah perbatasan.

“Kepulauan Anambas memiliki posisi strategis sehingga membutuhkan dukungan dan koordinasi yang baik bersama instansi vertikal, termasuk pihak imigrasi dan dukungan Inspektur Kodam (Irdam) XIX Tuanku Tambusai,” kata Aneng.

Pemerintah daerah berharap, dengan sinergi yang solid, pengawasan lalu lintas orang di wilayah perbatasan dapat semakin diperkuat. Pemkab Anambas juga menyatakan siap mendukung program pelayanan publik dan pengawasan keimigrasian di kawasan strategis maritim tersebut.

Komitmen Imigrasi: Pelayanan Maksimal dan Pengawasan Ketat

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepri, Guntur Sahat Hamonangan, mengamini potensi besar yang dimiliki Kepulauan Anambas. Ia menyebut daerah ini memiliki peluang di sektor pariwisata, perikanan, dan jalur strategis maritim.

“Kami melihat daerah Kepulauan Anambas memiliki potensi besar, baik dari sektor pariwisata, perikanan maupun jalur strategis maritim. Karena itu, koordinasi dan kolaborasi harus terus diperkuat,” kata Guntur.

Pihak imigrasi berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas keluar masuk wilayah negara. Kunjungan ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas Kepulauan Anambas sebagai salah satu daerah perbatasan strategis Indonesia.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: ulasan.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top