KEPULAUAN RIAU — Kabar ini menjadi pukulan telak bagi The Gunners yang sudah serius memburu pemain asal Argentina tersebut. Daily Mail melaporkan Arsenal bahkan telah mengumpulkan data detail, termasuk riwayat cedera, angka fisiologis, dan jumlah penampilan Alvarez, untuk memastikan kecocokannya dengan skema permainan Mikel Arteta. Hasilnya, sang striker dinyatakan cocok.
Keputusan Alvarez bukan tanpa alasan. Mengacu pada laporan Marca, mantan pemain Manchester City itu sudah menyampaikan keinginannya secara jelas kepada manajemen Atletico: ia ingin pindah ke Camp Nou.
Alvarez melihat proyek yang ditawarkan Barcelona lebih ambisius ketimbang apa yang ada di Atletico. Keyakinan itu diperkuat catatan impresifnya: 49 gol dari 106 penampilan bersama Los Rojiblancos. Ia percaya peluang meraih gelar akan lebih besar jika berseragam Blaugrana.
Diego Simeone, pelatih Atletico, tidak menampik adanya ketertarikan dari sejumlah klub besar. “Saya tidak bisa membaca pikiran Julian Alvarez. Saya kira wajar jika pemain seperti Julian diminati oleh Arsenal, PSG, Barcelona. Itu wajar karena dia sangat bagus,” ucap Simeone.
Pernyataan Simeone mengindikasikan bahwa kepergian Alvarez sudah di luar kendalinya. Apalagi, Alvarez dikabarkan telah memberi tahu klub bahwa ia ingin pergi, sehingga tidak ada perpanjangan kontrak baru—padahal kontraknya saat ini baru akan habis pada Juni 2030.
Kegagalan mendapatkan Alvarez menjadi pukulan lain bagi Arsenal di bursa transfer. Sebelumnya, mereka juga sempat dikaitkan dengan sejumlah nama besar namun belum ada satu pun yang berhasil direkrut.
Dengan Alvarez memilih Barcelona, Arsenal harus segera mencari opsi lain di lini depan. Sisa waktu bursa transfer yang semakin sempit menjadi tantangan tersendiri bagi Arteta dan tim rekrutmen The Gunners.