Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 2.000, Kini Rp 2.759.000 Per Gram di Butik Logam Mulia

Penulis: Zulkifli Arief  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 10:56:54 WIB
Harga emas Antam turun Rp 2.000 menjadi Rp 2.759.000 per gram di butik Logam Mulia hari ini.

JAKARTAHarga emas Antam kembali mengalami penurunan pada hari ini. Berdasarkan data yang dirilis PT Aneka Tambang Tbk, harga logam mulia bersertifikat itu turun Rp 2.000 dari posisi sebelumnya.

Dengan penurunan tersebut, harga emas batangan Antam ukuran 1 gram kini berada di level Rp 2.759.000. Harga tersebut belum termasuk pajak yang berlaku sesuai peraturan pemerintah.

Harga Buyback Juga Ikut Turun

Harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga tercatat mengalami penyesuaian. Antam mematok harga buyback di angka Rp 2.526.000 per gram untuk hari ini.

Selisih antara harga jual dan harga buyback tersebut merupakan margin yang menjadi pertimbangan bagi investor ketika akan menjual kembali emas batangan yang dimiliki.

Daftar Harga Emas Antam Berdasarkan Ukuran

Berikut rincian harga emas Antam untuk sejumlah ukuran yang umum diperdagangkan di butik Logam Mulia:

  • Emas batangan 0,5 gram: Rp 1.429.500
  • Emas batangan 1 gram: Rp 2.759.000
  • Emas batangan 5 gram: Rp 13.070.000
  • Emas batangan 10 gram: Rp 25.885.000
  • Emas batangan 50 gram: Rp 128.395.000
  • Emas batangan 100 gram: Rp 256.600.000

Seluruh harga tersebut merupakan harga dasar yang berlaku di butik Logam Mulia Jakarta dan belum termasuk pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.

Faktor Pergerakan Harga Emas Hari Ini

Pergerakan harga emas Antam umumnya mengacu pada harga acuan emas global di pasar internasional. Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga turut mempengaruhi harga jual emas di dalam negeri.

Penurunan harga hari ini terjadi di tengah sentimen pasar yang masih menunggu data inflasi Amerika Serikat. Investor global cenderung berhati-hati sebelum data tersebut dirilis karena akan menjadi indikator bagi kebijakan suku bunga The Fed selanjutnya.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: idnfinancials.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top