KEPULAUAN RIAU — Kenaikan harga emas Antam hari ini melanjutkan tren bullish yang berlangsung sepanjang pekan lalu. Harga jual logam mulia tersebut kini telah menguat lebih dari 3,5% sejak awal Juni 2026.
Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam juga ikut naik signifikan. Antam mematok buyback di angka Rp2.450.000 per gram, naik Rp11.000 dari hari sebelumnya. Selisih antara harga jual dan buyback mencapai Rp261.000 atau sekitar 9,6%, yang merupakan margin standar yang mencakup biaya produksi, ongkos cetak, dan margin keuntungan.
Untuk ukuran kecil, emas Antam 0,5 gram dijual Rp1.405.500. Sementara untuk ukuran besar, harga emas batangan 1.000 gram mencapai Rp2.661.600.000 atau sekitar Rp2,66 miliar. Pecahan terkecil hingga 10 gram biasanya menjadi favorit investor ritel dan masyarakat umum yang mulai menabung emas.
Berikut daftar lengkap harga emas Antam hari ini untuk beberapa ukuran:
Kenaikan harga emas Antam sejalan dengan pergerakan harga emas global yang terus menanjak. Indeks dolar AS yang melemah dalam sepekan terakhir menjadi katalis utama penguatan harga logam mulia. Ketika dolar tertekan, emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga mendorong permintaan.
Selain faktor eksternal, permintaan domestik yang tinggi menjelang musim liburan juga turut menopang harga. Masyarakat cenderung membeli emas sebagai hadiah atau investasi jangka panjang saat momen Idul Adha dan liburan sekolah.
Bagi investor, kenaikan harga emas Antam yang konsisten memperkuat posisi logam mulia sebagai aset lindung nilai (hedging) terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Namun, investor perlu mencermati selisih harga jual-beli yang cukup lebar, sehingga emas batangan lebih cocok untuk investasi jangka panjang minimal 1-2 tahun.
Pilihan investasi emas juga bisa dilakukan melalui instrumen lain seperti reksa dana emas atau exchange-traded fund (ETF) emas yang menawarkan likuiditas lebih tinggi dan biaya transaksi lebih rendah dibandingkan membeli fisik batangan.