NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna resmi ditunjuk sebagai Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) oleh Kementerian Perdagangan RI, sebuah kewenangan yang memungkinkan daerah itu menerbitkan dokumen ekspor secara mandiri. Bupati Natuna Cen Sui Lan menyebut kebijakan ini sebagai momentum bersejarah yang mengembalikan identitas produk lokal di pasar internasional.
Peresmian dilakukan secara daring oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso dari Kabupaten Banyumas, Kamis (25/6/2026). Natuna menjadi satu dari tujuh daerah di Indonesia yang mendapatkan status ini, bersama Kabupaten Garut, Kota Semarang, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Morowali, dan Provinsi Papua Barat Daya.
Bupati Cen Sui Lan mengungkapkan kegembiraannya saat berdialog dengan Menteri Perdagangan. Ia mencontohkan bagaimana komoditas unggulan Natuna seperti cengkeh kerap kehilangan identitas asalnya setelah dikirim ke luar daerah.
"Misal cengkeh kami dikirim ke Surabaya, sampai di sana sudah berubah dia jadi cengkeh Surabaya. Mau dikirim ke Amerika, Kanada atau negara lain tetap jadi cengkeh Surabaya. Hilang jati diri Natuna, Pak Menteri," paparnya dalam sambutan daring.
Dengan status IPSKA, Natuna kini berwenang menerbitkan Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin/COO) yang menjadi dokumen wajib dalam kegiatan ekspor. Kebijakan ini diyakini mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal seperti ikan, kelapa, karet, dan kerajinan masyarakat.
Di sela-sela peresmian, Bupati Cen juga menyampaikan sejumlah permintaan kepada pemerintah pusat. Ia meminta Kementerian Perdagangan membantu memfasilitasi pemasaran komoditas Natuna sekaligus mendorong pembangunan infrastruktur perdagangan yang lebih memadai.
"Kami di sini masih memerlukan pelabuhan yang lebih memadai dan fasilitas lainnya, Pak Menteri," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso merespons positif dan menyatakan akan menindaklanjuti permintaan tersebut melalui Direktur Jenderal terkait. "Ok Bu Bupati, sehabis acara ini ibu ada ditelpon Pak Dirjen," ujar Menteri.
Dalam kesempatan terpisah, Bupati Cen mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk bersinergi membangun Natuna melalui penguatan sektor ekonomi dan perdagangan. Ia menekankan bahwa kekayaan alam Natuna selama ini belum tergarap maksimal karena keterbatasan birokrasi.
"Mari bersama-sama dengan pemerintah membangun Natuna agar lebih maju dan berkembang di masa mendatang," ajaknya.
Acara peresmian IPSKA di Natuna dihadiri oleh Ketua DPRD Natuna, Sekretaris Daerah, pimpinan Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para pelaku usaha setempat. Mereka mengikuti rangkaian acara secara daring dari lobi Kantor Bupati Natuna.