BATAM — Masyarakat di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada siang hari ini. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam melaporkan adanya dinamika atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Berdasarkan laporan yang dikutip di Batam, Sabtu, sejumlah wilayah diprakirakan akan mengalami hujan ringan hingga sedang. Namun, potensi petir dan angin kencang tetap mengintai, terutama saat transisi dari siang menuju sore hari.
BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh adanya belokan angin dan pertemuan angin (konvergensi) yang memicu pertumbuhan awan hujan secara intensif. Faktor pendukungnya adalah suhu permukaan laut di sekitar perairan Kepri yang relatif hangat, sehingga meningkatkan penguapan dan pasokan uap air ke atmosfer.
"Akibatnya, hujan lokal yang disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kepulauan Riau, terutama pada siang hari," demikian pernyataan resmi BMKG dalam laporannya.
Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jalan, diimbau untuk waspada terhadap potensi angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Hujan petir juga berpotensi mengganggu aktivitas di luar ruangan, terutama di wilayah pesisir dan perairan terbuka.
BMKG juga mengingatkan agar warga menghindari berteduh di bawah pohon besar atau bangunan rapuh saat terjadi angin kencang dan petir. Kondisi ini diprakirakan akan berlangsung hingga sore hari, sebelum cuaca berangsur membaik pada malam hari.