KEPULAUAN RIAU — Apple sedang mempersiapkan perubahan besar pada jajaran laptop premiumnya. Alih-alih meneruskan tradisi peningkatan chip tahunan, perusahaan yang berbasis di Cupertino ini disebut akan memperkenalkan model baru bernama MacBook Ultra yang akan menjadi laptop paling canggih yang pernah mereka buat. Langkah ini sekaligus mengubah peta jalan chip Mac secara signifikan.
Menurut laporan terbaru dari The MacRumors Show, Apple berencana untuk melewatkan generasi M6 Pro dan M6 Max sepenuhnya. Alih-alih, perusahaan akan langsung melompat ke chip M7 untuk laptop high-end-nya. Chip M6 standar tetap akan hadir tahun ini di MacBook Pro entry-level, tetapi tanpa varian Pro atau Max.
Keputusan ini membuat MacBook Ultra generasi pertama yang akan dirilis pada awal 2027 harus menggunakan chip M5 Pro dan M5 Max yang sudah ada di MacBook Pro saat ini. Artinya, pembeli perdana harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan desain baru dengan prosesor yang sama dengan pendahulunya. Model dengan chip M7 Pro dan M7 Max baru akan menyusul pada paruh kedua 2027.
MacBook Ultra akan menjadi Mac pertama yang menggunakan layar OLED dengan teknologi tandem hybrid yang sama seperti iPad Pro. Dengan begitu, pengguna bisa menikmati warna yang lebih akurat dan kecerahan yang lebih tinggi. Laptop ini juga akan hadir dalam dua ukuran, yaitu 14 inci dan 16 inci.
Fitur paling mencolok lainnya adalah hadirnya layar sentuh untuk pertama kalinya di Mac. Apple dikabarkan memposisikannya sebagai "touch-friendly, bukan touch-first", sehingga pengguna bisa beralih antara sentuhan, trackpad, dan keyboard dengan leluasa. Ini merupakan perubahan haluan yang cukup drastis mengingat Steve Jobs pernah menentang ide layar sentuh vertikal pada 2010 karena dianggap melelahkan lengan. Bahkan pada 2021, kepala divisi hardware John Ternus masih menyatakan bahwa Mac "sepenuhnya dioptimalkan untuk input tidak langsung."
Selain itu, MacBook Ultra juga akan menghadirkan Dynamic Island untuk menggantikan poni (notch) yang selama ini ada di MacBook Pro. Laptop ini juga disebut akan memiliki bodi yang lebih tipis dan untuk pertama kalinya mendukung konektivitas seluler bawaan. Tanda-tanda perubahan ini sudah terlihat dari macOS 27 Golden Gate yang menambahkan kontrol sentuh langsung ke Sidecar, sehingga pengguna bisa mengetuk elemen macOS menggunakan jari di iPad.
Harga MacBook Ultra diprediksi akan sangat tinggi. Apple baru saja menaikkan harga di seluruh lini Mac pada Juni lalu. Saat ini, MacBook Pro 14 inci entry-level dibanderol mulai dari USD 1.999 (sekitar Rp 33 juta). Varian dengan chip M5 Pro naik menjadi USD 2.499 (sekitar Rp 41,2 juta), sementara M5 Max mencapai USD 4.099 (sekitar Rp 67,6 juta).
Untuk MacBook Pro 16 inci dengan M5 Max, harganya sudah mencapai USD 4.399 (sekitar Rp 72,6 juta). Bahkan konfigurasi paling tinggi bisa menembus USD 10.000 (sekitar Rp 165 juta). Dengan semua fitur anyar yang ditawarkan, MacBook Ultra diperkirakan akan dibanderol lebih mahal lagi.
Apple awalnya menargetkan peluncuran MacBook Ultra pada akhir 2026, tetapi kendala pasokan chip memori dan kenaikan harga memaksanya mundur ke awal 2027. Model generasi kedua dengan chip M7 sudah direncanakan untuk akhir 2027, sehingga MacBook Ultra generasi pertama mungkin hanya bertahan di pasaran dalam waktu singkat.
Dalam rentang waktu sekitar satu tahun, Apple diperkirakan akan merilis beberapa model sekaligus: MacBook Pro M6 dasar, MacBook Pro M7 dasar dengan desain baru pada paruh pertama 2027, dua model MacBook Ultra dengan M5 Pro dan M5 Max, penerusnya dengan M7 Pro dan M7 Max, serta kemungkinan model MacBook Pro high-end baru dengan chip M7 Pro dan M7 Max. Uniknya, model entry-level M7 akan mendapatkan desain baru lebih dulu dibandingkan model MacBook Pro high-end yang lebih mahal.
Bagi pengguna yang menginginkan laptop Apple dengan teknologi layar terbaik dan fitur touchscreen, MacBook Ultra jelas menjadi pilihan yang patut ditunggu. Namun, dengan harga yang diprediksi sangat tinggi dan siklus hidup yang pendek, keputusan untuk membeli generasi pertama perlu dipertimbangkan matang-matang.