KEPULAUAN RIAU — Pasar mobil bekas Indonesia di kisaran Rp85–110 juta menyimpan beberapa opsi MPV yang dirancang dengan prioritas kenyamanan, bukan sekadar kapasitas penumpang. Tiga model yang menonjol adalah Nissan Grand Livina, Honda Freed, dan Suzuki Ertiga generasi awal. Ketiganya punya pendekatan berbeda terhadap kenyamanan, tapi sama-sama cocok untuk keluarga yang sering melakukan perjalanan darat.
Grand Livina kerap disebut sebagai MPV paling nyaman di kelasnya karena menggunakan platform monokok yang mirip sedan. Hasilnya, stabilitas berkendara lebih baik dan guncangan dari jalan lebih teredam.
Kabinnya dikenal senyap, dengan redaman suara mesin dan angin yang cukup rapat untuk mobil seusianya. Posisi setir dan pedal ergonomis, mengurangi pegal di perjalanan panjang. Estimasi harga bekasnya berkisar Rp85–100 juta.
Honda Freed punya keunggulan utama berupa pintu geser (sliding door) otomatis yang memudahkan akses keluar-masuk, terutama di parkiran sempit. Jok captain seat membuat kabin terasa lebih lega dan premium.
Kekedapan kabin Freed tergolong baik, meski tidak setenar Grand Livina. Namun, tata ruang dan kualitas material interiornya terasa lebih berkelas. Bocornya, harga bekas model 2012-2014 berada di Rp95–110 juta.
Ertiga generasi pertama hadir sebagai pilihan MPV 7-seater yang lebih ringan dan irit bahan bakar. Suspensinya empuk, cocok untuk kondisi jalan perkotaan yang banyak polisi tidur.
Kabinnya tidak sekedap Grand Livina, tapi untuk ukuran harga bekas yang lebih murah—estimasi Rp80–95 juta—Ertiga menawarkan nilai lebih. Ruang kaki baris kedua dan ketiga cukup lapang untuk keluarga kecil.
Ketiga MPV ini punya karakter yang berbeda. Grand Livina unggul di kenyamanan dan peredaman, Freed unggul di kepraktisan pintu geser, dan Ertiga unggul di efisiensi bahan bakar. Sebelum membeli, pastikan melakukan pengecekan kondisi mesin, transmisi, dan riwayat servis secara menyeluruh.