KEPULAUAN RIAU — Managing Director Vinfast E-Motorcycle Overseas Market, Vo Thi Cam Tu, mengumumkan peluncuran tiga motor listrik tersebut di Jakarta, Sabtu (22/2). Ketiganya dirancang untuk segmen berbeda: Viper untuk pengendara muda, Feliz II dan Evo untuk kebutuhan harian dengan berbagai penyempurnaan dari versi Vietnam.
Motor BLDC 5.200 Watt dan Baterai LFP 1,5 kWh
Ketiga model menggunakan motor listrik BLDC in-wheel. Varian konfigurasi dua baterai menghasilkan daya 5.200 watt, sementara varian satu baterai 3.000 watt. Kecepatan maksimum Viper dan Feliz II mencapai 90 km/jam, sedangkan Evo 80 km/jam.
Semua motor dibekali dua kompartemen baterai di bawah jok untuk baterai lithium ferro phosphate (LFP) berkapasitas 1,5 kWh per unit. Klaim jarak tempuh Evo 150 kilometer, sementara Viper dan Feliz II 145 kilometer dalam kondisi baterai penuh.
Dua Skema Baterai: Beli Langsung atau Langganan
VinFast memberi opsi kepemilikan baterai. Konsumen bisa membeli baterai langsung atau menggunakan layanan berlangganan. Harga OTR Jakarta untuk Evo Rp 17,5 juta, Feliz II Rp 18,5 juta, dan Viper Rp 22 juta dengan skema sewa baterai.
Untuk pengisian daya, pengguna bisa memanfaatkan stasiun penukaran baterai publik V-GREEN atau mengisi daya sendiri di rumah. Sebagai insentif awal, VinFast memberikan layanan penukaran baterai gratis selama satu tahun, maksimal 20 kali per bulan per kendaraan.
Garansi Hingga 6 Tahun atau 72.000 Km
Seluruh model didukung garansi 4+2 tahun atau 60.000+12.000 kilometer, tergantung mana yang tercapai lebih dulu. Kebijakan ini menjadi nilai tambah untuk meyakinkan konsumen Indonesia yang masih waspada terhadap daya tahan motor listrik.
Peluncuran ini menandai ekspansi agresif VinFast di Asia Tenggara setelah sukses di pasar domestik Vietnam. Dengan harga kompetitif dan skema berlangganan baterai, VinFast mencoba mengatasi salah satu hambatan utama adopsi motor listrik: biaya awal yang tinggi.