TANJUNGPINANG — Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) di Tanjungpinang bakal memiliki gedung poliklinik baru enam lantai dengan nilai anggaran mencapai Rp110 miliar. Proyek ini disiapkan oleh Dinas PUPP Kepri untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat di provinsi tersebut.
Kepala Dinas PUPP Kepri Rodi Yantari mengatakan, pembangunan gedung tersebut menggunakan skema tahun jamak atau multi-years. Saat ini pihaknya tengah merampungkan dokumen lelang, administrasi, teknis, serta peninjauan ulang Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bersama BPKP Perwakilan Kepri.
Konsep Melayu Modern di Enam Lantai
Gedung poliklinik baru ini mengusung konsep Melayu Modern, memadukan unsur modern dengan kebudayaan Melayu. “Benar, enam lantai dengan konsep Melayu Modern, memadukan unsur modern dan kebudayaan Melayu,” ujar Rodi kepada hariankepri.com, kemarin.
Bangunan tersebut memiliki luas total 10.368 meter persegi, dengan luas setiap lantai sekitar 1.728 meter persegi. Lantai satu hingga tiga akan dikhususkan untuk poli spesialis seperti bedah, jantung, jiwa, anak, gigi, paru, THT, dan lainnya.
Lantai Empat hingga Enam: Perkantoran hingga Kedai Kopi
Lantai empat dan lima gedung akan digunakan sebagai ruang manajemen perkantoran. Sementara itu, lantai enam dirancang untuk menampung aula pertemuan dan kedai kopi.
“Lantai enam akan menampung aula pertemuan dan kedai kopi,” sebut Rodi. Keberadaan kedai kopi di lantai teratas diharapkan menjadi ruang interaksi bagi pengunjung dan tenaga kesehatan.
Target Pengerjaan: Mulai Awal September 2026
Proyek ini ditargetkan mulai pelaksanaan pada awal September 2026 dan selesai pada akhir Desember 2027. Dengan tambahan 58 poli spesialis, RSUD RAT diharapkan mampu menampung lebih banyak pasien dan mengurangi antrean di poli-poli yang sudah ada.
Rancangan gedung yang telah disiapkan Dinas PUPP Kepri ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kepri meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di Tanjungpinang dan sekitarnya.