Pencarian

Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2,614 Juta per Gram, Buyback Masih Rp 2,349 Juta

Minggu, 19 Juli 2026 • 16:12:27 WIB
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2,614 Juta per Gram, Buyback Masih Rp 2,349 Juta
Harga emas Antam tercatat stagnan di Rp 2,614 juta per gram pada hari ini, dengan harga buyback tetap Rp 2,349 juta per gram.

KEPULAUAN RIAU — Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam untuk pembelian di butik Graha Dipta Pulo Gadung bervariasi tergantung pecahan. Untuk ukuran terkecil 0,5 gram dibanderol Rp 1.357.000, sementara ukuran 1 kilogram mencapai Rp 2,55 miliar.

Berikut rincian lengkap harga emas Antam hari ini:

  • 0,5 gram: Rp 1.357.000
  • 1 gram: Rp 2.614.000
  • 5 gram: Rp 12.845.000
  • 10 gram: Rp 25.635.000
  • 25 gram: Rp 63.962.000
  • 50 gram: Rp 127.845.000
  • 100 gram: Rp 255.612.000
  • 250 gram: Rp 638.765.000
  • 500 gram: Rp 1.277.320.000
  • 1.000 gram (1 kg): Rp 2.554.600.000

Harga Emas Dunia Tertekan Konflik dan Suku Bunga

Di pasar global, harga emas spot sempat menyentuh titik terendah sejak 1 Juli 2026 sebelum akhirnya bangkit. Pada Jumat (17/7) waktu setempat, emas spot ditutup naik 1,1% ke US$ 4.015,09 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus menguat 0,7% ke US$ 4.018,80.

Namun secara mingguan, logam mulia ini masih merosot 3%—penurunan terbesar sejak awal Juni. Chief Market Analyst KCM Trade, Tim Waterer, mengatakan harga yang turun di bawah US$ 4.000 justru menarik minat pembeli baru. "Risiko geopolitik di Timur Tengah masih ada. Kekhawatiran inflasi dan imbal hasil menjadi kekuatan dominan yang menahan harga emas," ujarnya.

Konflik AS-Iran Picu Kekhawatiran Inflasi

Tekanan tambahan datang dari eskalasi konflik Amerika Serikat dan Iran yang mendorong harga minyak melonjak sekitar 12% pekan ini. Kenaikan harga minyak berisiko memicu kembali inflasi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga acuan AS—kabar buruk bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Presiden Federal Reserve Dallas, Lorie Logan, menjadi pejabat Fed pertama yang secara terbuka menyerukan kenaikan suku bunga. Wakil Ketua Fed, Philip Jefferson, juga mengisyaratkan kesiapan untuk menaikkan suku bunga jika inflasi tidak kunjung membaik. Para pedagang kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 73% pada Desember 2026, berdasarkan data CME FedWatch Tool.

Sementara itu, di pasar fisik Asia, diskon emas di India melebar ke level tertinggi dalam satu bulan karena pembeli menunggu harga lebih rendah. Adapun premi di China sebagian besar masih stabil.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks