Pencarian

PLN Natuna Tambah 2 Unit Mobile Power Plant di Pulau Sedanau, Defisit Listrik 10 kW Mulai Teratasi

Minggu, 19 Juli 2026 • 17:10:01 WIB
PLN Natuna Tambah 2 Unit Mobile Power Plant di Pulau Sedanau, Defisit Listrik 10 kW Mulai Teratasi
PLN Natuna mendatangkan dua unit mobile power plant ke Pulau Sedanau untuk mengurangi defisit listrik.

NATUNA — PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natuna, Kepulauan Riau, mendatangkan dua unit mesin mobile power plant (mobiler) ke Pulau Sedanau pada Selasa (14/7). Penambahan ini merupakan respons cepat atas rusaknya satu unit mesin pembangkit tenaga diesel berkapasitas 250 kW yang mengalami kerusakan pada cylinder head.

Kerusakan itu menyebabkan pasokan daya berkurang drastis. PLN pun terpaksa menerapkan pemadaman bergilir untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan di pulau penyangga tersebut.

Beban Puncak 620 kW, Pelanggan Capai 1.916

Manager ULP PLN Natuna Rafki Chandra menjelaskan, sistem kelistrikan Sedanau memiliki beban puncak sekitar 620 kW dengan jumlah pelanggan mencapai 1.916. Dengan tambahan dua unit mobiler, defisit daya menyusut menjadi sekitar 10 kW.

"Saat ini masih terdapat kekurangan daya sekitar 10 kW, sehingga pada waktu-waktu tertentu masih diperlukan pengaturan pasokan listrik secara terbatas di beberapa lokasi agar sistem tetap andal dan tidak mengalami gangguan yang lebih luas," kata Rafki dalam keterangan yang diterima di Natuna, Ahad.

PLN: Pemadaman Bergilir Lebih Pendek dari Sebelumnya

Rafki menegaskan, penambahan mesin mobiler ini memangkas durasi pemadaman bergilir secara signifikan. Sebelumnya, pelanggan harus merasakan pemadaman lebih lama karena satu-satunya mesin andalan rusak total.

"Apabila seluruh beban dipaksakan dilayani dalam kondisi pasokan yang belum mencukupi, gangguan yang terjadi berpotensi menyebabkan pembangkit berhenti beroperasi dan mengakibatkan pemadaman yang lebih luas," ujarnya.

PLN menargetkan mesin yang rusak dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat. "Kami terus mempercepat proses perbaikan, dan diharapkan mesin tersebut dapat kembali beroperasi hari ini sehingga pasokan listrik dapat kembali normal," kata Rafki.

Warga: Pemadaman Tak Berlangsung Lama, Diberlakukan Adil

Salah seorang warga Sedanau, Eko, mengakui respons cepat PLN dalam menangani persoalan ini. Menurutnya, masa pemadaman bergilir tidak berlangsung lama setelah dua unit mobiler dioperasikan.

"Pemadaman tidak berlangsung lama. Sesuai jadwal, listrik padam selama tiga jam, kemudian menyala selama enam jam, dan pola itu terus berulang. Tidak ada yang diistimewakan, semuanya diberlakukan secara adil dan merata," ucap Eko.

PLN ULP Natuna berkomitmen memulihkan kondisi kelistrikan di Sedanau secara penuh. Selama proses perbaikan mesin utama berlangsung, pihaknya akan terus memantau beban dan mengatur pasokan agar aktivitas ekonomi warga tidak terganggu lebih parah.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks