KEPULAUAN RIAU — Pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan bahwa hukuman dari Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) tidak memengaruhi posisinya sebagai nahkoda Macan Kemayoran. "Tidak, tidak ada masalah. Selama 10 tahun, tidak ada masalah. Saya pelatih Persija Jakarta, saya sudah mengambil tanggung jawab dan tidak ada masalah," ujar Shin Tae-yong di Surabaya.
Meski Kecewa, Shin Pilih Tanggung Jawab kepada Persija
Di balik pernyataan tegasnya, Shin mengakui ada rasa kecewa atas keputusan KFA. Ia sempat ingin menyampaikan beberapa hal kepada otoritas sepak bola Korea. Namun, ia memilih untuk tidak larut dan memusatkan perhatian pada tugasnya di Persija.
"Sejujurnya, ada beberapa hal yang membuat saya sedih, dan saya ingin berbicara dengan para pemerintah di sini (Korea Selatan), tetapi saya seorang pelatih, dan saya ingin mengambil tanggung jawab. Saya datang ke sini untuk Persija, dan saya akan terus berada di sini (Indonesia) selama 10 tahun," ungkapnya.
Komitmen Satu Dekade di Indonesia
Shin menegaskan bahwa komitmen terhadap Persija jauh lebih penting daripada polemik di negara asalnya. Ia yakin sanksi itu tidak menghalangi profesinya sebagai pelatih di Liga Indonesia. "Saya ingin mengambil tanggung jawab, tapi tidak ada masalah. Tidak ada masalah sama sekali untuk menjabat pelatih Persija. Dan, itu pun bukan 10 tahun," katanya.
Pernyataan "bukan 10 tahun" ini bisa diartikan bahwa Shin siap bertahan lebih lama lagi, atau bahwa masa sanksi bukanlah batasan baginya. Yang jelas, ia ingin berkarier jangka panjang di Tanah Air.
Fokus ke Laga Perdana Piala Presiden
Tak ingin larut dalam kontroversi, Shin langsung mengalihkan perhatian ke pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026. Meski persiapan tim belum ideal, ia optimistis pemainnya bisa memberikan performa terbaik.
"Besok, kami akan melakukan pertandingan dengan Surabaya. Memang kami tidak terlalu sempurna untuk proses persiapan untuk pertandingan besok, tetapi kami tetap akan bekerja keras untuk pertandingan melawan Persebaya," tutup pelatih asal Korea itu.