Pencarian

BMKG Ingatkan Natuna Dilanda El Nino Hingga Awal 2027, Bupati Terbitkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 • 14:59:01 WIB
BMKG Ingatkan Natuna Dilanda El Nino Hingga Awal 2027, Bupati Terbitkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Natuna Rafael Alesandro Marbun menyampaikan prakiraan El Nino bertahan hingga awal 2027 dalam konferensi pers di Natuna, Senin.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Natuna memprakirakan fenomena El Nino bakal bertahan hingga awal 2027 di wilayah perbatasan itu, memicu kekeringan dan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna telah menerbitkan Surat Edaran tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Kekeringan dan Karhutla pada awal Agustus 2026.

NATUNA — Ancaman kekeringan berkepanjangan kini membayangi Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Natuna mencatat fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat diprediksi masih akan bertahan dari Agustus hingga awal 2027, jauh lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Natuna, Rafael Alesandro Marbun, Senin, mengatakan seluruh pihak perlu memberikan perhatian serius terhadap fenomena ini. Vegetasi yang kering akibat minimnya curah hujan disebutnya akan meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan secara signifikan.

"Kami BMKG memprediksikan bahwa kondisi El Nino sangat kuat, diprakirakan masih bertahan dari Agustus hingga awal 2027. Artinya, ini perlu menjadi bahan monitor kita bersama," ucapnya.

Penurunan Curah Hujan dan Titik Panas Terpantau

BMKG mencatat selama belasan hari sepanjang Agustus, beberapa kecamatan di Natuna mengalami pengurangan curah hujan. Kondisi ini berdampak langsung pada berkurangnya pasokan air bersih bagi warga.

"Kita juga menemukan beberapa titik panas dari aplikasi pada hari ini," kata Rafael, menegaskan bahwa karhutla telah terjadi di sejumlah titik wilayah Natuna.

Langkah Darurat Pemkab Natuna

Bupati Natuna Cen Sui Lan menyatakan pemerintah daerah telah bergerak cepat mengantisipasi dampak El Nino. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan mengerahkan Perumda Air Minum untuk mendistribusikan air bersih secara gratis menggunakan mobil tangki ke warga yang terdampak kekeringan.

Pada Senin pagi, Bupati bersama para pemangku kepentingan menggelar rapat koordinasi untuk menyikapi situasi tersebut. Dari pertemuan itu, disepakati sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kekeringan dan karhutla yang lebih luas.

Satgas Karhutla dan Sumber Air Alternatif Disiapkan

Beberapa keputusan penting dihasilkan dalam rapat tersebut. Pemkab Natuna akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Karhutla serta memanfaatkan air di Bukit Berangin untuk mendukung operasi pemadaman jika terjadi kebakaran.

Selain itu, pemerintah menyiapkan air baku dari Embung Sebayar untuk kebutuhan sehari-hari warga, meski tidak untuk dikonsumsi langsung. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga selama musim kemarau panjang.

Pemkab Natuna juga akan menerbitkan imbauan resmi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Surat edaran tambahan akan mengatur kewajiban para petani untuk menyediakan pompa pemadam sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran di lahan masing-masing.

"Kita juga akan bersurat kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra untuk meminta dukungan berupa sumur bor yang dapat digunakan sebagai sumber air dalam operasi pemadaman di wilayah rawan," kata Cen Sui Lan.

Dengan durasi El Nino yang diprediksi berlangsung panjang, koordinasi lintas instansi dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman kekeringan dan kebakaran hutan di wilayah perbatasan Indonesia ini.

Follow kepriline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks