BATAM — Warga dan wisatawan yang akan bepergian dari Batam ke Singapura pada Juli 2026 perlu memperhitungkan biaya tambahan bahan bakar yang masih berlaku. Operator ferry memberlakukan fuel surcharge sejak pertengahan Maret 2026, dengan besaran Rp 55 ribu hingga Rp 65 ribu per orang untuk keberangkatan dari Batam, dan sekitar 6 dolar Singapura untuk keberangkatan dari Singapura.
Layanan ferry internasional beroperasi dari lima pelabuhan di Batam dengan jadwal padat mulai pagi hingga malam hari. Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kebijakan operator maupun kondisi cuaca. Berikut jadwal lengkap dari masing-masing operator:
Batamfast melayani rute dari Batam Center ke Harbourfront dengan 11 jadwal setiap hari, mulai pukul 06.00 WIB hingga 20.30 WIB. Rute yang sama menuju Tanah Merah tersedia pukul 08.00 WIB, 09.20 WIB, 11.30 WIB, dan 13.20 WIB. Khusus hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, ada tambahan jadwal pukul 07.45 WIB. Dari Sekupang ke Harbourfront, Batamfast menyediakan sembilan jadwal, termasuk jadwal khusus akhir pekan.
Kapal Ferry Majestic memiliki jadwal paling banyak dari Batam Center ke Harbourfront, yaitu 16 kali keberangkatan dari pukul 06.00 WIB hingga 20.35 WIB. Rute Batam Center-Tanah Merah dilayani tujuh kali, sementara dari Sekupang ke Harbourfront tersedia lima jadwal.
Sindo Ferry mengoperasikan 12 jadwal dari Batam Center ke Harbourfront, serta tiga jadwal tambahan ke Tanah Merah. Dari Sekupang, tersedia sembilan jadwal menuju Harbourfront. Pelabuhan Gold Coast juga dilayani Sindo Ferry dengan empat jadwal ke Harbourfront Singapura.
Horizon Ferry melayani rute dari Pelabuhan Internasional Harbour Bay ke Harbourfront Singapura dengan jadwal yang tersedia mulai pukul 06.00 WIB.
Penyesuaian harga tiket akibat fuel surcharge membuat tarif ferry Batam-Singapura saat ini berada di kisaran Rp 515 ribu hingga Rp 595 ribu per orang, tergantung operator dan pelabuhan keberangkatan. Calon penumpang disarankan memeriksa jadwal terbaru langsung kepada masing-masing operator ferry sebelum membeli tiket.
Pihak pengelola pelabuhan mengimbau calon penumpang tiba lebih awal di terminal untuk menyelesaikan proses pemeriksaan imigrasi dan keamanan sebelum keberangkatan. Masyarakat yang berencana bepergian ke Singapura selama Juli 2026 juga diminta memperhitungkan biaya fuel surcharge sebagai bagian dari total biaya perjalanan.