BATAM — Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Batam, Kasdianto, menyebut persoalan yang muncul bukan karena kekurangan bangku sekolah, melainkan karena minat masyarakat yang terkonsentrasi di sekolah-sekolah tertentu.
“Berdasarkan data yang kami ambil, lulusan SMP sederajat dan rombongan belajar yang tersedia, sebenarnya semuanya tertampung,” ujar Kasdianto, Rabu (8/7/2026).
Disdik Kepri kembali membuka SPMB tahap kedua pada 6 hingga 8 Juli 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring dan hanya diperuntukkan bagi calon peserta didik yang belum mendapatkan sekolah di tahap pertama.
Namun, tidak semua sekolah menerima pendaftaran. Sekolah yang sudah penuh di tahap pertama tidak dibuka lagi. “Tahap kedua hanya diperuntukkan bagi sekolah yang kuotanya masih tersedia,” tegas Kasdianto.
Beberapa sekolah favorit di Batam tercatat sudah tidak memiliki sisa kuota. Berikut daftarnya berdasarkan wilayah:
Calon peserta didik yang mendaftar di tahap kedua hanya bisa memilih sekolah yang masih memiliki ketersediaan rombongan belajar (rombel).
Kasdianto menambahkan, pelaksanaan SPMB tahap kedua sejauh ini berjalan lancar. Meski demikian, sejumlah calon siswa yang sebelumnya bersekolah di luar Provinsi Kepri sempat mengalami kendala saat proses pendaftaran.
“Ada beberapa yang mengalami kesulitan saat membuka akun pendaftaran karena sebelumnya sekolah di luar provinsi. Namun alhamdulillah akhirnya mereka tetap bisa mendaftar,” ujarnya.
Bagi siswa yang belum mendapatkan kursi di sekolah impian, Disdik Kepri mengimbau untuk segera memanfaatkan SPMB tahap kedua. Pastikan memilih sekolah yang masih memiliki kuota agar proses administrasi tidak terhambat.
Informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan kuota sekolah dapat diakses melalui portal resmi SPMB Provinsi Kepri atau menghubungi cabang dinas pendidikan setempat.