Pencarian

Kampung Nelayan Merah Putih di Batam Ditargetkan Beroperasi Penuh 2026, Wamen KKP Yakin Dongkrak Pendapatan Nelayan

Selasa, 07 Juli 2026 • 22:51:31 WIB
Kampung Nelayan Merah Putih di Batam Ditargetkan Beroperasi Penuh 2026, Wamen KKP Yakin Dongkrak Pendapatan Nelayan
Wamen KKP Didit Herdiawan meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Batam yang ditargetkan beroperasi penuh pada 2026.

BATAM — Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Batam tidak berhenti pada seremonial peresmian. Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan Ashaf menegaskan bahwa setelah infrastruktur rampung, tim penyuluh, pendamping, dan pengawas akan tetap ditempatkan untuk memastikan program berjalan sesuai harapan.

"Setelah pembangunan tidak kami tinggalkan. Ada tim penyuluh, tim pendamping, dan tim pengawas agar kampung nelayan ini benar-benar berjalan dan menjadi bagian dari peningkatan pendapatan masyarakat nelayan," kata Didit di Batam, Selasa.

Tiga Titik Strategis di Batam

Batam menjadi salah satu daerah yang mendapatkan prioritas dengan tiga lokasi KNMP, yakni di Sekanak Raya, Pulau Kasu, dan Sembulang. Masing-masing lokasi dirancang tidak sekadar sebagai tempat bersandar kapal, melainkan pusat pemberdayaan ekonomi terpadu.

Di KNMP Sembulang, sejumlah fasilitas sudah mulai digunakan. Dermaga untuk kapal penangkap ikan, bengkel kapal, tempat penyimpanan ikan, hingga gerai dan sentra kuliner telah siap dimanfaatkan nelayan setempat.

Integrasi dengan Budidaya Ikan Tematik

Wamen Didit menjelaskan bahwa pengembangan KNMP akan diintegrasikan dengan program budidaya ikan tematik. Langkah ini bertujuan menciptakan rantai pasok yang saling terhubung antara kawasan pesisir dan daerah sekitarnya.

"Di sinilah nanti terjadi kerja sama antara kawasan pesisir dengan daerah lainnya sehingga terjadi peningkatan pendapatan bagi masyarakat," ujarnya.

Target Nasional 1.269 Kampung Nelayan pada 2026

Secara nasional, KKP menargetkan pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026. Didit menekankan bahwa target tersebut harus bisa menyentuh langsung kebutuhan nelayan, baik dari sisi peningkatan pendapatan maupun asupan protein bagi masyarakat sekitar.

"Target ini harus bisa dilaksanakan dan operasional, serta harus bisa menyentuh masyarakat nelayan. Di samping meningkatkan pendapatan, juga untuk meningkatkan asupan protein untuk masyarakat sekitar," tegasnya.

Koneksi ke Program Makan Bergizi Gratis

Keberadaan KNMP juga diharapkan memperkuat rantai pasok bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). KKP akan menggandeng Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) sebagai mitra distribusi hasil tangkapan dan budidaya nelayan.

Didit menitipkan pesan kepada masyarakat di sekitar KNMP Batam untuk merawat fasilitas yang telah dibangun. "Harapannya pendapatan nelayan yang tadinya mungkin sedikit bisa menjadi lebih meningkat," ucapnya.

Sebelum pembangunan, KKP melakukan asesmen ketat terhadap status lahan di setiap lokasi untuk memastikan prinsip clear, clean, and free terpenuhi sehingga program berjalan tanpa kendala hukum di kemudian hari.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks