KARIMUN — Sepeda yang diubah menjadi perpustakaan keliling itu hadir di tengah anak-anak dengan membawa beragam koleksi, mulai dari buku cerita bergambar, dongeng, hingga buku pelajaran. Inovasi yang dinamakan Kargo Baca ini merupakan gagasan Polsek Meral untuk menghadirkan sosok polisi di ruang yang lebih dekat dan edukatif bagi masyarakat.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Darussalam, Aipda Samson Tarigan, menjadi motor penggerak kegiatan yang berlangsung di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karimun tersebut. Kehadirannya disambut antusias oleh anak-anak yang langsung berebut memilih buku bacaan favorit mereka.
Kapolsek Meral AKP Wardi Purbowo menegaskan, program ini bukan sekadar meminjamkan buku, melainkan sebuah upaya strategis untuk membangun kebiasaan membaca yang akan berdampak panjang pada perkembangan anak. Menurutnya, literasi adalah pintu masuk bagi anak untuk mengenal pengetahuan dan membentuk karakter.
"Kami ingin polisi hadir sebagai sahabat anak. Melalui Kargo Baca, kami mendorong anak-anak gemar membaca, mendapatkan informasi positif dan memiliki wawasan yang lebih luas," ujar Wardi dalam keterangannya, Rabu.
Ia menambahkan, kebiasaan membaca yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal berharga bagi anak untuk mengembangkan daya pikir kritis dan wawasan yang lebih luas di masa depan.
Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, memberikan apresiasi atas inisiatif yang dinilainya mampu menggabungkan tugas pelayanan kepolisian dengan kepedulian terhadap pendidikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan positif seperti ini akan terus didorong dan didukung penuh.
"Literasi adalah investasi untuk masa depan. Kami akan terus mendorong kegiatan positif yang memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dan masyarakat," tegasnya.
Kehadiran Bunda Literasi Kabupaten Karimun, Siti Rojiah Iskandarsyah, bersama Ketua Pokja PPK Kabupaten Karimun dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Chaironi, dalam kegiatan tersebut menandakan sinergi yang kuat antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan.
Kargo Baca membuktikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak harus selalu identik dengan penegakan hukum. Lewat langkah sederhana, sebuah sepeda yang membawa buku mampu memberikan dampak yang panjang bagi masa depan generasi muda Karimun.
Inovasi ini sekaligus menerjemahkan slogan Polisi Sahabat Anak menjadi aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Melalui perpustakaan keliling ini, diharapkan lahir generasi baru yang lebih gemar membaca, berpengetahuan luas, dan memiliki karakter kuat untuk membangun daerahnya.