Pencarian

Apple Catat Rekor Penjualan, Tapi Krisis Chip Memori Mengintai di Depan

Jumat, 01 Mei 2026 • 17:36:49 WIB
Apple Catat Rekor Penjualan, Tapi Krisis Chip Memori Mengintai di Depan
Apple catat pendapatan kuartal Maret 2026 tertinggi dalam sejarah dengan $111,2 miliar.

Apple merayakan pencapaian luar biasa di kuartal Maret 2026 dengan melaporkan pendapatan tertinggi dalam sejarah perusahaan. Pada panggilan investor Kamis lalu, Tim Cook menyampaikan bahwa perusahaan mencatat pertumbuhan dua digit di setiap segmen geografis, didorong terutama oleh permintaan kuat untuk lini iPhone 17.

"Hari ini Apple dengan bangga melaporkan kuartal Maret terbaik kami, dengan pendapatan $111,2 miliar dan pertumbuhan dua digit di setiap segmen geografis," ujar Cook. "iPhone mencapai rekor pendapatan kuartal Maret, didorong oleh permintaan luar biasa untuk lini iPhone 17."

Badai Krisis Chip Memori Menjelang

Namun di balik angka-angka positif tersebut, Cook mengungkapkan sinyal peringatan yang serius. Dalam pernyataannya, dia mengakui bahwa Apple telah mengeluarkan lebih banyak dana untuk chip memori di Maret dibandingkan kuartal-kuartal sebelumnya. Meski biaya tersebut dapat diimbangi dengan penjualan stok yang sudah tersimpan, CEO yang akan segera pensiun itu memproyeksikan ekspektasi untuk menghadapi "biaya memori yang signifikan lebih tinggi" mulai Juni ke depan.

Fenomena yang dikenal sebagai "RAMageddon" ini merujuk pada tren industri kecerdasan buatan yang memakan chip memori dengan tingkat konsumsi mengagumkan, sehingga menciptakan kelangkaan pasokan. Akibatnya, harga perangkat keras melonjak drastis—berita yang jelas tidak menguntungkan bagi Apple, yang pada intinya adalah perusahaan manufaktur perangkat keras.

Dampak paling signifikan telah dirasakan pada produk unggulan Apple: iPhone. Menurut laporan sebelumnya, biaya RAM telah meningkat empat kali lipat, yang berdampak langsung pada biaya produksi ponsel. Situasi ini menempatkan John Ternus, CEO Apple yang akan datang, dalam posisi yang tidak menguntungkan saat memulai tugasnya pada 1 September 2026.

Prospek Kenaikan Harga iPhone

Salah satu konsekuensi potensial dari krisis ini adalah Apple mungkin harus menaikkan harga iPhone. Cook mengatakan kepada Reuters, "Saat ini ada fleksibilitas yang sedikit lebih rendah dalam rantai pasokan untuk mendapatkan lebih banyak suku cadang."

Ternus, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden senior Apple untuk rekayasa perangkat keras, hadir dalam panggilan investor Kamis dan memuji Cook. "Menurut pandangan saya, Tim adalah salah satu pemimpin bisnis terbesar sepanjang masa. Mengambil peran CEO adalah kehormatan yang luar biasa, dan sangat berarti bagi saya memiliki kepercayaan dan keyakinan Tim," kata Ternus.

Transisi Kepemimpinan di Saat Kritis

Meski tantangan besar menanti Ternus ketika memulai jabatannya, dia tidak sepenuhnya sendirian. Cook akan tetap terlibat sebagai ketua eksekutif dan dapat diandalkan untuk pengalaman rantai pasokan selama periode transisi. Pengalaman Cook selama bertahun-tahun mengelola kompleksitas manufaktur global Apple akan menjadi aset berharga bagi pemimpin baru perusahaan itu.

Bagikan
Sumber: techcrunch.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks