BATAM — Pemerintah Kota Batam mencatatkan tren pertumbuhan ekonomi positif yang signifikan dalam satu tahun tiga bulan terakhir. Realisasi investasi yang menembus angka Rp69,3 triliun menjadi bukti kepercayaan investor terhadap kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.
Data makro menunjukkan ekonomi Batam tumbuh dari 6,69 persen menjadi 6,76 persen. Sejalan dengan itu, angka kemiskinan di kota industri ini berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Pada Triwulan I Tahun 2026, pertumbuhan investasi bahkan melonjak hingga 103 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Pertumbuhan Ekonomi Batam Lampaui Target Nasional
Amsakar menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh penguatan regulasi dari Pemerintah Pusat. Setidaknya ada empat Peraturan Pemerintah (PP) strategis yang diterbitkan, termasuk PP Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam yang menjadi motor penggerak utama.
“Capaian ini bukan semata hasil kerja kepala daerah, tetapi buah dari kolaborasi seluruh pihak, mulai dari tokoh masyarakat, Forkopimda, DPRD, hingga seluruh elemen masyarakat. Momentum positif ini harus terus kita jaga bersama,” ujar Amsakar dalam silaturahmi bersama tokoh masyarakat di Golden Prawn 933, Batam.
Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan dari Kecamatan Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota, Nongsa, dan Batuampar. Selain memaparkan data ekonomi, Amsakar menekankan pentingnya menjaga hablum minannas atau hubungan antarmanusia untuk meluruskan persepsi keliru yang berkembang di tengah warga.
Fokus Selesaikan Masalah Air Bersih dan Banjir
Meski mengantongi 25 penghargaan tingkat nasional sepanjang 2025, Pemerintah Kota Batam mengakui masih ada persoalan mendasar yang perlu dituntaskan. Amsakar menegaskan pihaknya tetap fokus pada perbaikan distribusi air bersih yang selama ini menjadi keluhan utama warga di beberapa titik pemukiman.
Penanganan banjir juga menjadi prioritas melalui koordinasi intensif terkait normalisasi drainase bersama BP Batam. Di sektor kebersihan, pemerintah daerah terus mengoptimalkan armada pengangkutan sampah agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal di tengah pertumbuhan penduduk yang pesat.
“Silaturahmi ini insyaallah dapat meluruskan persepsi yang keliru, menjernihkan suasana, serta memperkuat kembali hubungan baik yang telah terjalin. Mari kita bangun energi kolektif demi kemajuan Batam,” tuturnya di hadapan pengurus RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).
Li Claudia Chandra Jalankan Roda Pemerintahan Sementara
Di akhir agenda silaturahmi, Amsakar menyampaikan permohonan doa restu kepada masyarakat terkait keberangkatannya menunaikan ibadah haji. Ia dijadwalkan masuk asrama haji pada 20 Mei 2026 dan terbang ke Tanah Suci pada keesokan harinya.
Selama masa tersebut, roda pemerintahan Kota Batam akan dijalankan oleh Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Amsakar meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan DPRD tetap solid mendukung program pembangunan yang sedang berjalan agar kesejahteraan masyarakat tidak terganggu.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah serta sejumlah anggota legislatif setempat. Sinergi antara eksekutif dan elemen masyarakat diharapkan tetap kondusif guna mengawal berbagai proyek strategis yang sedang berlangsung di Batam.