Pencarian

155 Pulau Berpenghuni di Kepri Kini Terang Listrik, Rasio Elektrifikasi Tembus 99,45 Persen

Jumat, 05 Juni 2026 • 11:56:01 WIB
155 Pulau Berpenghuni di Kepri Kini Terang Listrik, Rasio Elektrifikasi Tembus 99,45 Persen
pulau berpenghuni di Kepri telah teraliri listrik dengan rasio elektrifikasi mencapai 99,45 persen.

TANJUNGPINANG — Angka tersebut naik signifikan dari tahun 2020 yang baru mencapai 96 pulau. Darwin menyebutkan, hingga 2026, jumlah pulau berpenghuni yang mendapat penerangan listrik non-PLN, seperti bantuan pemerintah, juga bertambah dari 10 pulau menjadi 85 pulau.

“Jumlah pulau di Kepri yang diterangi listrik PLN pada 2020 sebanyak 96 pulau, lalu meningkat menjadi 155 pulau hingga tahun 2026, dengan rasio elektrifikasi 99,45 persen,” kata Darwin di Tanjungpinang, Kamis.

34 Pulau di Enam Kabupaten Masih Gelap Gulita

Meski capaian ini impresif, masih ada 34 pulau berpenghuni yang belum tersentuh listrik. Pulau-pulau itu tersebar di enam kabupaten/kota se-Kepri. Satu-satunya wilayah yang sudah terang benderang 100 persen adalah Kota Tanjungpinang.

Darwin merinci, satu desa yang belum berlistrik sama sekali adalah Pulau Lalang, hasil pemekaran dari Desa Berhala di Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga. “Kami sudah menyiapkan mesin genset dari Pulau Nguan Batam. Tinggal menunggu eksekusi PLN. Mudah-mudahan warga Pulau Lalang segera menikmati listrik,” ungkapnya.

Target 2026-2027: PLTS Komunal untuk Semua Pulau

Pemerintah Provinsi Kepri bersama PLN menargetkan seluruh 34 pulau berpenghuni dan 85 pulau yang belum dialiri listrik PLN bisa mendapatkan penerangan 1×24 jam secara bertahap pada 2026 dan 2027. Pembiayaan program ini berasal dari APBN. Untuk kawasan investasi besar, pendanaannya akan digelontorkan melalui Danantara.

Darwin menjelaskan, PLN akan membangun sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal di masing-masing pulau. Ini menjadi solusi paling realistis mengingat kondisi geografis Kepri yang terpencar-pencar.

Dukungan Penuh Pemprov dan Capaian BPBL 14.340 Rumah Tangga

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, kata Darwin, mendukung penuh program kelistrikan ini. Dukungan diwujudkan dalam bentuk kemudahan perizinan lahan dan koordinasi lintas sektor, mulai dari kementerian hingga pemerintah desa.

Sepanjang 2021-2025, Pemprov Kepri telah merealisasikan program bantuan pasang baru listrik (BPBL) untuk 14.340 rumah tangga. Sumber dananya berasal dari APBN, APBD, dan CSR perusahaan ketenagalistrikan serta perusahaan migas di Natuna dan Anambas.

“Listrik bukan hanya penerangan, tapi ikut mendorong kesejahteraan masyarakat,” tegas Darwin. Ia berharap, dengan terangnya malam di pulau-pulau terluar, aktivitas usaha warga bisa meningkat dan anak-anak bisa lebih giat belajar.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks