TANJUNGPINANG — Isyarat itu muncul saat Andi Agung ditemui di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat petang. Ia tidak memberikan jawaban verbal, melainkan menggesekkan jari telunjuk dan jempolnya, lalu mengangkat telapak tangan kiri. Bahasa tubuh itu lazim diartikan sebagai persoalan anggaran.
“Belum bisa berkomentar dulu,” ujarnya singkat kepada ulasan.co.
Anggaran Menyusut Dua Tahun Berturut-turut
Program seragam gratis merupakan salah satu program unggulan Pemprov Kepri sejak 2024. Pada tahun pertama, pemerintah mengalokasikan Rp16,52 miliar untuk dua setel seragam—putih abu-abu dan pramuka—bagi 26.780 siswa.
Memasuki 2025, anggaran turun drastis menjadi Rp9 miliar. Jumlah penerima justru bertambah menjadi sekitar 39 ribu siswa, namun seragam yang dibagikan hanya satu setel, yakni putih abu-abu tanpa seragam pramuka.
Program ini menyasar siswa baru kelas X di tujuh kabupaten dan kota: Tanjungpinang, Batam, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna, dan Kepulauan Anambas.
MPLS Sudah Dijadwalkan, Warga Berharap Bantuan Tetap Ada
Dinas Pendidikan Provinsi Kepri telah menetapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 20 hingga 25 Juli 2026. Proses penerimaan siswa baru tingkat SMA dan SMK pun sudah memasuki tahap verifikasi berkas.
Di tengah jadwal yang semakin dekat, belum ada kepastian resmi dari pemerintah. Rusli, warga Km 8 Tanjungpinang, mengaku masih berharap program itu berlanjut. “Pasti berharap tetap ada. Karena, membantu di kondisi sekarang ini,” katanya.
Harapan serupa disampaikan Marzuki, warga Kelurahan Dompak. Ia pernah merasakan manfaat program tersebut saat anak pertamanya masuk SMA pada 2024. Kini anak keduanya akan memasuki jenjang yang sama. “Sekarang adiknya yang masuk SMA. Jadi tentu tahun ini semoga ada lagi,” ujarnya.
Bagi keluarga seperti Rusli dan Marzuki, bantuan seragam meringankan tekanan pengeluaran di awal tahun ajaran. Pada periode itu, orang tua harus menyiapkan biaya seragam, perlengkapan belajar, hingga kebutuhan sekolah lainnya.
Hingga pertengahan Juni 2026, belum ada pengumuman resmi dari Pemprov Kepri. Nasib program seragam gratis tahun ini masih menggantung.