KEPULAUAN RIAU — PT BYD Motor Indonesia memilih Semarang sebagai kota ketiga dalam rangkaian BYD Tech Culture Fest (TCF) 2026 setelah Jakarta dan Medan. Acara yang berlangsung di Gajahmada Plaza, Simpang Lima ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk menjajal langsung teknologi kendaraan listrik (EV) dan sistem Dual Mode (DM) milik BYD.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyebut Jawa Tengah sebagai wilayah dengan potensi besar dalam adopsi kendaraan energi baru. "Saat ini sudah ada lebih dari 1.600 kendaraan BYD digunakan di Jawa Tengah, dengan pangsa pasar kendaraan listrik di wilayah tersebut mencapai hampir 40%," ujarnya dalam keterangan resmi, pekan ini.
Zona Teknologi dan Arena Monster Track Jadi Primadona
Di area Technology Zone, pengunjung bisa mempelajari tiga teknologi andalan BYD secara langsung: Blade Battery, e-Platform, dan Teknologi Dual Mode (DM). Sesi edukasi ini didampingi product expert yang menjelaskan efisiensi, keamanan, hingga performa kendaraan.
Sementara itu, area Monster Track menjadi favorit pengunjung. Di sini, tersedia simulasi medan ekstrem seperti tanjakan curam, jalur tidak rata, dan jungkat-jungkit. Pengunjung dapat mencoba DENZA B5 untuk merasakan langsung kemampuan kendaraan menghadapi tantangan medan tersebut.
Test Drive Langsung: Dari BYD Dolphin hingga Sealion 7
Bagi yang ingin merasakan pengalaman berkendara di jalan raya, tersedia area Test Drive dengan enam model kendaraan. Pengunjung bisa menjajal BYD M6 DM, BYD M6, BYD Dolphin, BYD Seal, BYD Sealion 7, dan BYD Atto 3. Masing-masing model bisa dirasakan performa akselerasi, kenyamanan kabin, handling, hingga fitur pintarnya.
Media Challenge: Efisiensi BYD M6 DM Tembus Rp 188 per Kilometer
BYD juga menggelar BYD M6 DM Media Challenge dengan rute Semarang–Salatiga–kaki Gunung Merbabu sejauh 150 kilometer. Hasilnya, peserta mencatat efisiensi biaya penggunaan kendaraan mulai dari Rp 188/km, Rp 221/km, hingga Rp 224/km.
Kepala Hubungan Publik & Pemerintah PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan hasil tersebut menunjukkan kemampuan teknologi DM dalam mengoptimalkan energi. "Hasil uji coba menunjukkan biaya penggunaan kendaraan berada pada kisaran Rp 188 hingga Rp 224 per kilometer dengan konsumsi bahan bakar kurang dari 1 liter sepanjang perjalanan," jelas Luther.
Festival Keluarga dengan Sentuhan Budaya Lokal
BYD TCF Semarang tidak hanya soal teknologi. Acara ini juga menghadirkan pertunjukan Wayang Orang, alunan Bonang, dan prosesi pemukulan Gong Tradisional di sesi pembukaan. Pengunjung bisa menikmati kuliner khas Semarang melalui F&B Bazaar, area bermain anak, hingga berbagai aktivitas komunitas.
Pemerintah Kota Semarang menyambut positif kegiatan ini karena dinilai dapat meningkatkan literasi masyarakat terkait perkembangan teknologi masa depan. Setelah Semarang, BYD Tech Culture Fest 2026 akan berlanjut ke berbagai kota lain di Indonesia sebagai bagian dari upaya mempercepat adopsi kendaraan energi baru di Tanah Air.