KARIMUN — Bupati Karimun Iskandarsyah menyebut potensi aliran uang tunai sebesar Rp4,2 miliar itu merupakan efek domino dari kedatangan ribuan tamu dari tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Perputaran ekonomi dihitung dari sektor penginapan, transportasi, hingga transaksi UMKM yang akan berjualan di area kompetisi.
“Potensi aliran uang tunai diprediksi menyentuh Rp4,2 miliar, yang dihitung dari transaksi UMKM, transportasi hingga penginapan atau hotel,” kata Iskandarsyah usai pembukaan POPDA Kepri ke-X di Coastal Area, Karimun, Kamis.
Stan Gratis untuk Pedagang Lokal, Zonasi Khusus di Ruang Terbuka Hijau
Pemkab Karimun menyiapkan zonasi ruang terbuka hijau seluas-luasnya bagi pelaku UMKM lokal untuk mendirikan stan niaga secara gratis. Langkah itu diambil agar pelaku usaha kecil bisa menangkap peluang ekonomi tanpa terbebani biaya sewa.
Meski begitu, Bupati Iskandarsyah mengingatkan para pedagang untuk tidak menaikkan harga komoditas secara sepihak kepada tamu luar daerah. “Momentum olahraga makro ini jadi peluang yang sangat strategis dalam mempromosi daya tarik investasi serta sektor pariwisata daerah di tingkat regional,” ungkapnya.
Target Peringkat Tiga Besar dan Cabor Unggulan Karimun
Kontingen Kabupaten Karimun menargetkan posisi tiga terbaik di POPDA Kepri tahun ini. Sejumlah cabang olahraga unggulan yang diandalkan menjadi lumbung emas meliputi sepak bola, bola voli, tenis lapangan, dan bola basket.
Ajang olahraga pelajar terbesar tingkat Provinsi Kepri edisi ini juga akan diramaikan penampilan perdana cabang olahraga eksibisi karate. Bupati memastikan seluruh tahapan persiapan hingga penyelenggaraan POPDA sudah mencapai 100 persen.
Media Center Disiapkan untuk Transparansi Data Medali
Pemkab Karimun mendirikan fasilitas Media Center guna menjamin transparansi data perolehan medali yang akurat bagi para jurnalis. Fasilitas itu diharapkan memudahkan peliputan dan publikasi hasil pertandingan secara real-time.
POPDA Kepri ke-X dijadwalkan berlangsung pada 2-8 Juli 2026. Ajang ini diikuti ribuan atlet pelajar dari tujuh kabupaten/kota se-Kepri.